أفضل الأعمال أحمزها.
“Amal yang paling utama ialah yang paling berat.”
Takhrij Hadis:
Hadis ini disebutkan oleh Ibn al-Athir dalam al-Nihayah dari Ibn al-Zarkashi dan al- ‘Abbas dengan lafal,
سئل رسول الله أي الأعمال الأفضل؟ قال أحمزها
al-Suyuti mengatakan bahwa hadis ini tidak dikenali (la yu‘raf). Ibn Qayyim seperti yang dikutip oleh ‘Ali al-Qari mengatakan bahwa hadis ini tidak mempunyai sumber (la asla lah). al- Sakhawi selain menjelaskan bahwa Ibn al-Athir menyebutkannya seperti di atas, beliau juga menyebutkan beberapa riwayat yang sama artinya. Sedangkan ‘Ali al-Qari mengatakan bahwa hadis ini maknanya sahih, akan tetapi beliau tidak menyebutkan perawinya, bahkan mengutip pendapat Ibn Qayyim, al-Zarkashi dan al-Suyuti seperti disebut di atas.785
Hukum Hadis: Maudu‘/Palsu
Karena hadis ini tidak dikenali perawinya, maka hadis ini bukanlah sabda Rasulullah Saw., meskipun makna hadis ini benar. Jadi hadis ini palsu.
- 785 Mubaraq bin Muhammad al-Jazari, Ibn al-Athir, al-Nihayah fi Gharib al-Hadith, Maktabah al- ‘Ilmiyyah, Bayrut, t.th.,jil. 1, hlm. 440; al-Sakhawi, al-Maqasid al-Hasanah, hlm. 69, h.n. 138; al-Suyuti, al-Durar al- Muntathirah, hlm. 25; Muhammad bin ‘Abd Allah al-Zarkashi, al-Tadhkirah fi al-Ahadith al-Mushtahirah, Dar al- Kutub al-‘Ilmiyyah, Bayrut, 1986, hlm. 162; ‘Ali al-Qari, al-Asrar al-Marfu’ah, hlm. 61, h.n. 208.