إذا اقشعر جلد العبد من خشية هللا تعاىل سقطت عنه ذنوبه كما حتات عن الشجرة اليابسة أوراقها.
“Apabila kulit seorang hamba menggigil, karena takut kepada Allah Ta’ala, maka gugurlah
darinya dosa-dosanya sebagaimana daun-daun rontok dari pohon yang telah kering.”
Takhrij Hadis:
Hadis ini diriwayatkan oleh Abu al-Shaykh dalam al-Thawab, al-Bazzar, al-Bayhaqi
dalam al-Shu’ab. Semuanya melalui Ummu Kalthum dari bapaknya yaitu ‘Abbas.1637
Hukum Hadis: Da’if.
al-Bazzar mengatakan bahwa hadis dengan redaksi ini tidak diketahui riwayatnya secara
marfu’, kecuali dari ‘Abbas, dan ia tidak mempunyai isnad kecuali dengan sanad ini.1638 hadis
dengan sanad melalui Ummu Kalthum ini da’if, sebab beliau belum ditemukan biodatanya. Maka
riwayat ini adalah da’if. hadis ini mempunyai shahid, diriwayatkan oleh Abu Ya’la, juga dari
‘Abbas dalam satu kisah dengan redaksi:
كنا جلوسا مع رسول هللا عليه الصالة والسالم فهاجت الريح فوقع ما فيها من ورق خنر وبقي ما كان من ورق أخضر، فقال رسول هللا عليه الصالة والسالم: ما مثل هذه الـشجرة؟ قال القـوم: هللا ورسوله أعلم. قال: مثلها مثل املؤمن، إذا اقـشعـر من خشية هللا وقعت عنه ذنوبه وبقيت له حسناته1639
Namun al-Haythami mengatakan bahwa pada sanadnya terdapat Harun bin Abi al-Jawza’
yang beliau tidak mengenalinya. Juga terdapat juga Muhammad bin ‘Umar bin al-Rumi. Ia da’if
menurut ulama dan thiqah menurut Ibn Hibban. Jadi shahid ini tetap da’if, karena seorang
diantara perawinya tidak dikenali, maka tidak dapat menguatkan riwayat asal yang da’if.1640
Karena itu, hadis ini tetap da’if.
- 1636 al-Arna’ut dalam tahqiq Sahih Ibn Hibban, jil. 2, hlm. 387; Lih. biografi Abu Janab dalam al-Dhahabi,
Mizan al-I’tidal, jil. 4, hlm. 371; Ibn Hajar, Taqrib al-Tahdhib, hlm. 589. - 1637 al-Bayhaqi, Shu’ab al-Iman, jil. 1, hlm. 491, h.n. 803; al-Haythami, Kashf al-Astar, jil. 4, hlm. 74, h.n.
1231; al-Mundhiri, al-Targhib, jil. 4, hlm. 266; Majma’ al-Zawa’id, jil. 10, hlm. 310. - 1638 al-Haythami, Kashf al-Astar, jil. 4, hlm. 74, h.n. 1231.
- 1639 Abu Ya’la, Musnad, jil. 12, hlm. 60-61, h.n. 6703.
- 1640 Abu Ya’la, Musnad, jil. 12, hlm. 60-61, h.n. 6703; al-Haythami, Majma’ al-Zawa’id, jil. 10, hlm. 310.