اذكروا الفاجر مبا فيه كي حيذره الناس.
“Ceritakanlah si pendurhaka itu tentang halnya, supaya orang waspada terhadapnya!”
Takhrij Hadis:
Hadis diriwayatkan oleh al-Tabarani dalam al-Kabir, al-Bayhaqi dalam al-Shu’ab, Ibn Abi
al-Dunya dalam al-Ghibah dan al-Samt, Ibn Hibban dalam al-Majruhin, Ibn ‘Adiy, al-Khatib
dalam al-Tarikh, al-‘Uqayli dalam al-Du’afa’, al-Hakim al-Tirmidhi dalam Nawadir al-Usul dan
Ibn ‘Adiy melalui Sulayman bin ‘Isa dari Sufyan al-Thawri, juga melalui ‘Amru bin al-Azhar
serta melalui al-‘Ala’ bin Yasar dari Sufyan bin ‘Uyaynah. al-Jarud, al-Thawri, ‘Amru dan Ibn ‘Uyaynah dari Bahz bin Hakim dari bapaknya dari kakeknya. Redaksi dalam riwayat Ibn ‘Uyaynah,
ليس للفاسق غيبة1615
Hukum Hadis: Mawdu’/Palsu.
Mayoritas riwayat melalui al-Jarud bin Yazid. Menurut Abu Hatim dan Abu Usamah, ia
pendusta (kadhdhab). al-Nasa’i mengatakan ia matruk (ditinggalkan). Yahya berkata, tidak
masalah (lays bi shay’). Abu Dawud menilainya tidak thiqah (lays bi thiqah).1616
al-Daraqutni, seperti yang dinukil oleh Ibn Hajar menyimpulkan semua jalur di atas
sebagai berikut: hadis ini buatan al-Jarud, kemudian hadis ini dicuri darinya oleh beberapa perawi,
diantaranya ‘Amru bin al-Azhar dan Sulayman bin ‘Isa. Keduanya pendusta. Sedangkan riwayat
al-‘Ala’ dari Ibn ‘Uyaynah dari Bahz, al-Daraqutni mengatakan bahwa Ibn ‘Uyaynah tidak
mendengar dari Bahz. Menurut Penulis, riwayat ini seperti yang dikatakan oleh Ibn ‘Adiy tidak
dapat diikuti.1617 Kesimpulannya, hadis ini mawdu’.
- 1615 al-Tabarani, al-Mu’jam al-Kabir, jil. 19, hlm. 418; al-Bayhaqi, Shu’ab al-Iman, jil. 7, hlm. 109, h.n. 9666-9667; Ibn Abi al-Dunya, al-Ghibah, hlm. 87-88, h.n. 84; Ibn Abi al-Dunya, al-Samt, hlm. 128, h.n. 220; Ibn Hibban, al-Majruhin, jil. 1, hlm. 220; al-Khatib, Tarikh Baghdad, jil. 1, hlm. 382, jil. 3, hlm. 188, dan jil. 7, hlm. 262-263; al-‘Uqayli, al-Du’afa’, jil. 3, hlm. 202; Ibn ‘Adiy, al- Kamil, jil. 2, hlm. 173, jil. 3, hlm. 289, dan jil. 5, hlm. 134 dan 221.
- 1616 al-Dhahabi, Mizan al-I’tidal, jil. 1, hlm. 383-386; al-Halabi, Kashf al-Hathith, hlm. 82.
- 1617 Ibn Hajar, al-Kafi al-Shaf, hlm. 157, h.n. 27; lih. Ibn ‘Adiy, al-Kamil, jil. 5, hlm. 221.