Hadis 663


إذا كان يوم القيامة، ومجع اخلالئق يف صعيد واحد جنهم وإنسهم واألمم جثيا صفوفا، فينادي مناد ستعلمون اليوم من أصحاب الكرم، ليقم احلمادون هللا على كل حال، فيقومون فيسرحون إىل اجلنة، مث ينادي اثنيا ستعلمون اليوم من أصحاب الكرم، ليقم الذين تتجاىف جنوهبم عن املضاجع يدعون رهبم خوفا وطمعا ومما رزقناهم ينفقون. فيقومون فيسرحون إىل اجلنة. مث ينادي اثلثا ستعلمون اليوم من أصحاب الكرم، ليقم الذين ال تلهيهم جتارة وال بيع عن ذكر هللا وإقام الصالة وإيتاء الزكاة. فيقومون فيسرحون  إىل اجلنة. فإذا أخذ هؤالء الثالث منازهلم وذهبوا إىل اجلنة، خرج عنق من النار وأشرف على اخلالئق وله عينان بصرياتن ولسان فصيح فيقول: إين وكلت بثالثة: بكل جبار عنيد، فيلتقطهم من الصفوف لقط الطري حب السمسم فيخنس هبم يف جهنم. مث خيرج اثنيا فيقول: إين وكلت مبن آذى هللا ورسوله، فيلتقطهم من الصفوف فيخنس هبم يف جهنم. مث خير ج اثلثا فيقول: (قال أبو منهال: حسبت أنه قال)وكلت أبصحاب التصاوير، فيلتقطهم من الصفوف فيخنس هبم يف جهنم. فإذا أخذ هؤالء الثالث نشرت الصحف ونصب امليزان ودعيت اخلالئق إىل احلساب.

“Apabila hari Kiamat telah tiba dan seluruh makhluk telah dikumpulkan di satu dataran, dari jin,
manusia maupun jenis-jenis makhluk lain dalam keadaan berlutut berbaris, maka terdengarlah
seruan, ‘Pada hari ini kamu sekalian akan mengetahui siapakah yang memperoleh kemuliaan.
Silahkan berdiri orang-orang yang banyak memuji Allah dalam keadaan apapun!’ Maka berdirilah
mereka lalu dibawa ke surga. Kemudian diserukan untuk kedua kalinya, ‘Pada hari ini kamu
sekalian akan mengetahui orang-orang yang memperoleh kemuliaan. Silahkan berdiri orangorang yang jauh lambung mereka dari tempat tidur, sedang mereka berdoa kepada Tuhannya
dengan rasa takut dan harap, dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan
kepada mereka!’ Mereka pun berdiri lalu dibawa ke surga. Setelah itu diserukan untuk ketiga
kalinya, ‘Pada hari ini kamu sekalian akan mengetahui orang-orang yang memperoleh kemuliaan.
Silahkan berdiri orang-orang yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan jual beli dari mengingat
Allah, mendirikan shalat dan membayar zakat!’ Mereka pun berdiri lalu dibawa ke surga. Maka
apabila ketiga golongan manusia tersebut di atas telah menempati tempat masing-masing dan
telah pergi semua ke surga, maka muncullah dari dalam mereka seekor binatang ‘Unuq mendekati
makhluk-makhluk itu. Binatang itu mempunyai sepasang mata yang tajam dan lidah yang fasih
berbicara, katanya, ‘Sesungguhnya aku ditugaskan terhadap tiga orang: Pada setiap orang yang
berlaku sewenang-wenang lagi keras kepala.’ Maka binatang itu mematuk mereka dari tengah-tengah barisan, seperti seekor burung mematuk butir-butir biji wijen, lalu disingkirkannya mereka
masuk ke dalam neraka Jahannam. Kemudian keluar lagi dan katanya, ‘Sesungguhnya aku
ditugaskan terhadap orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya.’ Maka dipatuknya mereka dari
tengah-tengah barisan, lalu disingkirkannya mereka masuk ke dalam neraka Jahannam. Kemudian
untuk ketiga kalinya ia keluar lagi. Kata Abu al-Minhaj, ‘Saya kira, ia mengatakan, ‘Aku
ditugaskan terhadap juru-juru gambar.’ Maka dipatuknya mereka dari tengah-tengah barisan lalu
disingkirkannya mereka masuk ke dalam neraka Jahannam. Apabila ketiga golongan manusia itu
telah dipatuk semua, maka disebutkanlah lembaran-lembaran amal, dan didirikanlah Mizan
(neraca), maka dipanggillah semua makhluk untuk diperhitungkan amalnya masing-masing.’”

Takhrij Hadis:

al-Khubawi menyebutkan hadis ini dari Ibn ‘Abbas sebagai perkataan beliau. Namun ia
mempunyai hukum marfu’, sebab perkataan seperti ini tidak mungkin diketahui oleh manusia
biasa. Karena itulah, Penulis menyebutkannya dalam kajian ini. Secara teks al-Khubawi telah
menukilnya dari kitab Tanbih al-Ghafilin atau kitab karangan Shaykh Zadah. Dalam kitab Tanbih
al-Ghafilin hadis ini tidak ditemukan.1567 Hadis ini disebutkan dalam kitab Thawab al-A’mal
(kitab Shi’ah). Penulisnya menjelaskan bahwa ia terdapat dalam kitab Irshad al-Qulub.1568

Hukum Hadis: Isra’iliyyat, mawdu’/palsu.

Hadis ini tidak ditemukan dalam kitab hadis manapun. Jika melihat matan-nya, ia lebih
mirip hadis-hadis Isra’iliyyat. Demikian pula jika melihat rujukan di mana hadis ini disebutkan.
Dengan ketiga sebab itulah, hadis ini dihukumi sebagai Isra’iliyyat, bukan sebagai sabda Nabi
Saw.


  • 1567 al-Khubawi, Durrah al-Nasihin, hlm. 254.
  • 1568 ‘Ali Muhammad Dakhil, Thawab al-A’mal, hlm. 84.