ما من عبد يزور أخا له ىف هللا إال قال هللا تعاىل ىف ملكوت عرشه: عبدي زارين وعلى قر اه – أي ضيافته – ال أرضى لعبدي قرى
دون اجلنة.
“Tidak seorang hambapun yang berkunjung kepada saudaranya karena Allah, kecuali dikatakan
Allah Ta’ala di dalam kerajaan ‘Arash-Nya, ‘Hamba-Ku telah berkunjung kepada-Ku dan Aku
harus memberinya hidangan. Kepada hamba-Ku itu Aku tiada rela memberinya hidangan selain
surga.’”
Takhrij Hadis:
Hadis ini diriwayatkan oleh Abu Ya’la, al-Bazzar dan Abu Nu’aym. Semuanya melalui
Maymun bin ‘Ajlan dari Maymun bin Siyah dari Anas. Juga oleh Abu Bakar seperti yang dikutip
oleh Ibn Hajar.1505 Ibn Abi al-Dunya meriwayatkannya dalam al-Ikhwan melalui Hammad bin
Ja’far dari Maymun bin Siyah dari Anas dengan redaksi sedikit berbeda.1506
Hukum Hadis: Hasan.
al-Mundhiri mengatakan bahwa sanad Abu Ya’la baik (isnaduh jayyid). al-Haythami
mengatakan bahwa perawi pada sanad Abu Ya’la adalah perawi hadis sahih, kecuali Maymun Ibn
‘Ajlan. Akan tetapi beliau thiqah.
1507 Jadi sanad ini hasan. Sedangkan pada sanad Ibn Abi alDunya terdapat Hammad bin Ja’far yang dinilai Ibn Hajar sebagai lemah hadisnya (layyin al hadith). Karena itu, sanad ini da’if. Kesimpulannya, hadis ini dapat dihukumi hasan dengan riwayat pertama.
- 1505 Abu Ya’la, Musnad, jil. 7, hlm. 166, h.n. 4140; al-Haythami, Kashf al-Astar, jil. 2, hlm. 388-389, h.n.
1918; Abu Nu’aym, Hilyah al-Awliya’, jil. 3, hlm. 107; Ibn Hajar, al-Matalib al-‘Aliyah, jil. 2, hlm. 406, h.n. 2593. - 1506 Ibn Abi al-Dunya, al-Ikhwan, hlm. 161-162, h.n. 102.
- 1507 al-Mundhiri, al-Targhib, jil. 3, hlm. 364; al-Haythami, Majma’ al-Zawa’id, jil. 8, hlm. 173.