Hadis 173


ما من امرأة تحيض إلا كان حيضها كفارة لما مضى من ذنوبها وإن قالت في أول يوم الحمد لله على كل حال، واستغفر الله من كل ذنب، كتب الله لها براءة من النار وجوازا على الصراط وأمانا من العذاب ورفع الله تعالى لها بكل يوم وليلة درجة أربعين شهيدا إذا كانت ذاكرة لله تعالى في حيضها.

“Tidak seorang wanita pun yang mengalami haid, kecuali haidnya menjadi penghapus dosa-dosanya yang telah lewat. Dan jika ia mengatakan pada hari yang pertama: “Segala puji bagi Allah atas setiap keadaan, dan aku memohon ampun kepada Allah dari setiap dosa,” maka Allah menetapkan baginya kebebasan dari neraka, dapat melewati sirat, dan aman dari azab Allah. Dan Allah mengangkat untuknya pada setiap sehari semalam, derajat empat puluh orang yang mati shahid, apabila selama haidnya ia tetap mengingat Allah.”

Takhrij Hadis:

Hadis ini belum ditemukan perawinya. al-Khubawi tidak menyebutkan sumbernya.449

Hukum Hadis: Mawdu’/Palsu.

Hadis ini dinilai palsu karena beberapa sebab. Pertama, belum dapat ditemukan perawinya. Kedua, dari segi matan, bahasanya tidak menyerupai bahasa para Nabi Saw. Ketiga, pahala yang dijanjikan menunjukkan hadis ini dibuat oleh para pendusta hadis.


  • 449 al-Khubawi, Durrah al-Nasihin, hlm. 49-50.