Hadis 137


نزلت هذه الآية [وإذا فعلوا فاحشة 374.. ] في رجل تجار جائت امرأة تشتري منه تمرا فأدخلها في الحانوت وقبلها ثم ندم على ذلك.

“Ayat ini ‘wa idha fa‘alu fahishah’ turun mengenai seorang laki-laki penjual kurma. Ada seorang perempuan yang datang membeli kurma darinya. Maka oleh lelaki itu, ia dimasukkan ke dalam kedai lalu diciuminya. Kemudian ia menyesal atas perbuatannya.”

Takhrij Hadis:

Hadis ini disebutkan oleh al-Wahidi dalam Asbab Nuzul al-Qur’an dari Ibn ‘Abbas dari riwayat ‘Ata’ tanpa menyebutkan sanad. Ibn Hajar dalam al-Isabah menyebutkan sanad hadis ini. Ia mengatakan bahwa hadis ini disebutkan oleh Muqatil bin Sulayman dalam tafsirnya dari al- Dahhak dari Ibn ‘Abbas. ‘Abd al-Ghani juga meriwayatkan dalam tafsirnya dari Musa bin ‘Abd Rahman dari Ibn Jurayj dari ‘Ata’ dari Ibn ‘Abbas.375

Hukum Hadis: Sangat da’if.

Sanad hadis ini sangat da’if, baik sanad Muqatil maupun sanad ‘Abd al-Ghani. Ibn Hajar mengatakan bahwa Muqatil adalah orang yang hadisnya ditinggalkan, dan al-Dahhak tidak mend


  • 374 al-Qur’an, ‘Ali ‘Imran 3: 135.
  • 375 al-Wahidi, Asbab Nuzul al-Qur’an, hlm. 118; Ahmad bin ‘Ali bin Hajar al-‘Asqallani, al-Isabah fi Tamyiz al-Sahabah, Matba’ah al-Sa’adah, Misr, 1328 H, jil. 3, hlm. 550.
  • 376 Ibn Hajar, al-Isabah, jil. 3, hlm. 550. dan lihat biografi Muqatil dalam al-Dhahabi, Mizan al-I’tidal, jil. 4, hlm. 173-175, biografi Musa dalam al-Dhahabi, Mizan al-I’tidal, jil. 3, hlm. 211-212.