إذا كان يوم القيامة يحشر الله قوما وجوههم كالكواكب فتقول لهم الملائكة ما أعمالكم؟ فيقولون كنا إذا سمعنا الآذان قمنا إلى الطهارة والوضوء ولا نشتغل بغيره، وقوما وجوههم كالقمر فيقال لهم: ما أعمالكم؟ فيقولون: كنا نتوضأ قبل الأذان. وقوما وجوههم كالشمس فيقولون بعد السؤال: كنا نسمع النداء في المسجد.
“Apabila tiba hari Kiamat, maka Allah akan menghimpun suatu kaum yang wajah mereka bagaikan bintang-bintang. Maka berkatalah para malaikat kepada mereka “Apakah amal-amal kalian?” Mereka menjawab: “Dulu apabila kami mendengar azan, maka bangkitlah kami untuk bersuci dan berwudu, tanpa menyibukkan diri dengan yang lainnya.” Dan kaum lain, wajah mereka bagaikan bulan. Maka ditanyakanlah kepada mereka: “Apakah amal-amal kalian?” Mereka menjawab: “Dulu, kami berwudu sebelum azan.” Dan kaum yang lain, wajah mereka bagaikan matahari. Mereka menjawab setelah ditanya: “Dulu, kami mendengarkan azan di masjid.”
Takhrij Hadis:
Hadis ini disebutkan oleh al-Ghazali dalam al-Ihya’ tanpa menisbahkannya pada Rasulullah Saw. al-‘Iraqi tidak men-takhrij-nya. Sedangkan al-Zabidi dalam syarahnya mengatakan bahwa ibarat ini diambil dari kitab al-Qut dan meringkasnya.309
Hukum Hadis: Isra’iliyyat, Mawdu’/Palsu.
Meskipun al-Zabidi tidak menyebutkan hukum hadis ini, tetapi isyarat dari beliau bahwa hadis ini diambil dari kitab al-Qut menunjukkan bahwa hadis ini bermasalah. Cara penyebutan al-Ghazali dan sikap al-‘Iraqi yang tidak men-takhrij-nya menunjukkan bahwa hadis ini adalah isra’iliyyat. Dr. ‘Abd al-Mun’im al-Hafi yang mengkaji dan men-tahqiq kitab al-Qut menyimpulkan bahwa al-Makki pengarang kitab, banyak mengutip cerita-cerita dari golongan sufi dan dari kitab-kitab isra’iliyyat.310
- 309 al-Ghazali, al-Ihya’, jil. 1, hlm, 200; al-‘Iraqi, al-Mughni, jil. 1, hlm. 200; al-Zabidi, Ittihaf al-Sadah al- Muttaqin, jil. 3, hlm. 28.
- 310 ‘Abd al-Mun’im al-Hafi dalam tahqiq kitab Qut al-Qulub li Abi Talib al-Makki, Dar al-Rashad, al- Qahirah, 1991, jil. 1, hlm. 12.