أاتين جربائيل عليه السالم فقلت: ايجربائيل صف يل جهنم. قال: إن هللا خلق النار فأوقدها ألف عام حىت امحرت مث أوقدها ألف عام حىت ابيضت، مث أوقدها ألف عام حىت اسودت، فهي سوداء كالليل املظلم ال يسكن هلبها وال يطفأ مجرها.
“Jibril a.s. telah datang kepadaku, maka aku berkata, ‘Wahai Jibril, beritakanlah kepadaku
tentang neraka Jahannam!’ Kata Jibril, ‘Sesungguhnya Allah telah menciptakan neraka, lalu
menyalakannya selama seribu tahun sehingga memerah. Kemudian menyalakannya selama seribu
tahun lagi sehingga menghitam. Jadi neraka itu hitam, sebagaimana malam yang gelap gulita,
tiada bisa diredakan gejolaknya dan tidak bisa dipadamkan baranya.’”
Takhrij Hadis:
Hadis ini telah diriwayatkan secara marfu’ dan mawquf. Secara marfu’ diriwayatkan oleh
al-Tirmidhi dan al-Bayhaqi dalam al-Ba‘ath dari Ibn ‘Abbas. Sedangkan secara mawquf
diriwayatkan juga oleh al-Tirmidhi, Ibn Abi Shaybah, Ibn al-Mubarak dalam Zawa’id al-Zuhd
dan al-Bayhaqi dalam al-Ba‘ath sebagai perkataan Abu Hurayrah. al-Bayhaqi juga meriwayatkannya dari Anas melalui al-Kunaymi. Semuanya dengan redaksi yang sedikit berbeda.1385
Hukum Hadis: Mawquf, da’if.
al-Tirmidhi dan al-Bayhaqi mengatakan bahwa riwayat yang mawquf lebih benar dari
yang marfu’.1386 al-Albani menghukumi hadis ini mawdu’. al-Zabidi mengatakan bahwa ia
merupakan isra’iliyyat.1387 Menurut Penulis, ketiga pendapat ini tidak kontradiktif, sebab
mawquf berarti bukan sabda Nabi Saw. Artinya mawdu’, jika dinisbahkan kepada Nabi Saw.
Kemudian, karena hadis ini adalah perkataan Ka’ab tentang cerita-cerita isra’iliyyat, maka hadis
ini termasuk mawquf dan isra’iliyyat.
- 1385 al-Tirmidhi, Sunan, Kitab Sifah Jahannam, Bab (tanpa judul, no. 8), h.n. 2591; al-Bayhaqi, al-Ba’th, hlm.286-287, h.n. 504-506; Ibn Abi Shaybah, al-Musannaf, Kitab Dhikr al-Nar, Bab Ma Dhukir Fima U’idd li Ahl alNar; Ibn al-Mubarak, Zawa’id al-Zuhd, hlm. 89, h.n. 309.
- 1386 al-Tirmidhi, Sunan, Kitab Sifah Jahannam, Bab (tanpa judul, no. 8), h.n. 2591.
- 1387 al-Zabidi, Ittihaf al-Sadah al-Muttaqin, jil. 10, hlm. 513-514; al-Albani, Silsilah al-Ahadith al-Da’ifah,
jil. 2, hlm. 311-313, h.n. 910.