Hadis 87


من أكرم الضيف فقد أكرمني، ومن أكرمني فقد أكرم الله. ومن أبغض الضيف فقد أبغضني ومن أبغضني فقد أبغض الله تعالى.

“Siapa memuliakan tamu, maka sesungguhnya ia memuliakanku. Siapa memuliakanku, maka sesungguhnya ia memuliakan Allah. Siapa membenci tamu, maka sesungguhnya ia membenciku. Dan siapa membenciku, maka sesungguhnya ia membenci Allah.”

Takhrij Hadis:

Hadis ini belum dapat ditemukan perawinya. hadis ini terlacak disebutkan dalam ‘Ali Muhammad Dakhil dalam Thawab al-A’mal (Shi’ah) tanpa menyebutkan sanad. Secara lahiriah al-Khubawi mengutipnya dari kitab Daqa’iq al-Akhbar.265

Hukum Hadis: Mawdu’/Palsu.

Hadis ini tidak ditemukan dalam kitab Daqa’iq al-Akhbar seperti disebutkan di atas. hadis ini juga tidak ditemukan dalam kitab khusus yang membahas penghormatan pada para tamu, yaitu al-Inafah dan al-Karam wa al-Jud. Hal ini menunjukkan hadis ini tidak dikenali oleh ulama hadis. Selain itu, jika memang hadis ini dikutip dari kitab Daqa’iq, maka kitab tersebut bukan kitab mu’tabar. Demikian pula ini kitab Shi’ah. Karena itu, hadis ini dapat dinilai palsu.


  • 265 ‘Ali Muhammad Dakhil, Thawab al-A’mal wa ‘Iqabuha, Dar al-Murtada, Bayrut, t.th, hlm. 429; al- Khubawi, Durrah al-Nasihin, hlm. 28.