أن امرأة أتت إلى النبي صلى الله عليه وسلم وقد يبست يدها اليمنى، فقالت: يا نبي الله ادعو الله حتى يصلح يدي، فقال لها النبي صلى الله عليه وسلم: أيبس يدك؟ فقالت: رأيت في المنام قد قامت القيامة والجحيم سعرت والجنة أزلفت فرأيت في نار جهنم والدتي في يدها قطعة من الشحم وفي الآخر خرقة صغيرة تنل بهما النار. فقلت: مالك أراك في هذا الوادي وكنت مطيعة لربك
وراضيا عنك زوجك؟ قالت: يا ابنتي كنت في الدنيا بخيلة وهذا الموضع للبخلاء … إلى قوله: فلما سمع النبي صلى الله عليه وسلم قولها رفع عصاه على يدها فقال: إلهي بحق الرأيا التي حكت اصلح يدها. فصارت كما كانت.
“Sesungguhnya seorang wanita telah datang kepada Nabi, sedang tangan yang kanan telah lunglai. Wanita itu berkata: “Wahai Nabi Allah, berdoalah kepada Allah, sehingga Dia memperbaiki tanganku.” Nabi bertanya kepadanya: “Apa yang membuat tanganmu lunglai?” Jawab wanita itu: “Saya bermimpi seolah-olah Kiamat telah terjadi, neraka telah dinyalakan, dan surga telah didekatkan. Tiba-tiba saya melihat ibuku berada di neraka Jahannam, sedang tangannya memegang sepotong lilin dan tangannya yang lain memegang secarik kain yang kecil. Dengan kedua benda itu ia melindungi dirinya dari api neraka. Maka saya bertanya: “Kenapakah saya melihat engkau berada di lembah ini, padahal engkau dulu taat kepada Tuhanmu, sementara suamimu pun rela kepadamu?” Jawab ibuku: “Wahai putriku, semasa di dunia aku adalah wanita yang pelit. Dan ini adalah tempat orang-orang pelit (bakhil).” ….. Tatkala Nabi mendengar perkataan wanita itu, maka beliau letakkan tongkatnya pada tangannya. Maka tangan itu pun menjadi sehat kembali, dan sembuh seperti sedia kala.”
Takhrij Hadis:
Hadis ini belum dapat ditemukan perawinya. al-Khubawi tidak menyebutkan sumbernya.250
Hukum Hadis: Mawdu’/Palsu.
Hadis ini tidak ditemukan perawinya. al-Khubawi sendiri tidak menyebutkan sumber rujukan hadis ini. Kemungkinan hadis ini karangan tukang cerita yang banyak sekali membuat hadis-hadis palsu. hadis ini dinilai palsu, karena tidak dikenali sumbernya.
- 250 al-Khubawi, Durrah al-Nasihin, hlm. 27.