Hadis 48


إن الله تعالى خلق تحت العرش مدينة مكتوبا على بابها من زار العلماء فكأنما زار الأنبياء.

“Sesungguhnya Allah menciptakan di bawah ‘Arash sebuah kota yang tertulis pada pintunya: Siapa berkunjung pada para ulama, maka seolah-olah ia berkunjung pada para nabi.”

Takhrij Hadis:

Hadis dengan lafaz seperti ini belum dapat ditemukan. Namun hadis dengan makna yang hampir sama ditemukan melalui riwayat Abu Nu’aym al-Asbahani dalam Tarikh Asbahan dari Ibn ‘Abbas melalui Hafs bin Muhammad al-‘Adani dengan lafaz: “Siapa mengunjungi ulama, maka seakan-akan ia mengunjungiku. Siapa menyalami ulama, maka seakan-akan ia menyalamiku. Siapa yang menemani ulama, maka seakan-akan ia menemaniku. Dan siapa menemaniku di dunia, maka ia akan menemaniku pada hari Kiamat.186

Hukum Hadis: Mawdu’/Palsu.

Hadis Ibn ‘Abbas di atas telah dinilai palsu oleh beberapa ulama seperti al-Suyuti, al- ‘Ajluni dan ‘Ali al-Qari. Sebabnya seorang perawi dalam sanad hadis tersebut dituduh pendusta, yaitu Hafs bin ‘Umar al-Adani.187

Sedangkan hadis yang disebutkan oleh al-Khubawi dapat juga dinilai palsu, karena tidak diketahui sumbernya. Sebab ketika para ulama yang disebutkan di atas membahas mengenai hadis Ibn ‘Abbas, tidak seorangpun menyebutkan hadis ini. Ini menunjukkan dua kemungkinan: Pertama, mereka mengetahui adanya hadis ini, tetapi karena ia palsu, maka tidak disebutkan. Kedua, mereka tidak mengetahui. Dua kemungkinan itu menunjukkan hadis ini palsu.


  • 186 Ahmad bin ‘Abd Allah al-Asbahani, Tarikh Asbahan, Tah. Dr. Sven Dedering. E.J. Brill, Leiden 1931, jil. 2, hlm. 264.
  • 187 al-‘Ajluni, Kashf al-Khafa’, jil. 2, hlm. 251, h.n. 2494; ‘Ali al-Qari, al-Asrar al-Marfu’ah, hlm. 345.