Hadis 515


من خصف نعله ورقع ثوبه وغرب وجهه هلل يف السجود فقد برئ من الكرب.

“Siapa menjahit sandalnya, menambal bajunya dan membiarkan wajahnya terkena debu karena
Allah dalam sujud, maka ia benar-benar telah terlepas dari kesombongan.”

Takhrij Hadis:

Hadis dengan redaksi ini disebutkan oleh al-Samarqandi dalam Tanbih al-Ghafilin dari
Hasan al-Basri secara mursal, tanpa menyebutkan sanad beliau.1228
al-Asbahani meriwayatkannya dalam al-Targhib dari Ibn ‘Abbas dalam hadis yang
panjang. Di dalamnya terdapat kata-kata,

 من رفع ثوبه وخصف النعل وركب احلمار وعاد اململوك إذا مرض وحلب الشاط، فقد برئ من العظمة1229

Ibn Hajar juga menyebutkan hadis seperti riwayat al-Asbahani dalam Matalib al-‘Aliyah
dan menjelaskan bahwa ia diriwayatkan oleh ‘Abd bin Humayd.1230

Hukum Hadis: Hasan.

al-A’zami dalam pendapatnya terhadap isyarat Ibn Hajar di atas, telah mengutip pendapat
al-Busiri yang mengutip pendapat al-Hakim bahwa perawi-perawi pada sanadnya (‘Abd bin
Humayd) telah dijadikan hujjah oleh al-Bukhari dan Muslim.1231 Maka hadis ini paling tidak dapat
dihukumi hasan.


  • 1228 al-Samarqandi, Tanbih al-Ghafilin, hlm. 184-185, h.n. 233.
  • 1229 al-Asbahani, al-Targhib, jil. 1, hlm. 366-367, h.n. 628.
  • 1230 Ibn Hajar, al-Matalib al-‘Aliyah, jil. 2, hlm. 436, h.n. 2675.