من قرأ سورة اإلخالص مرة فكأمنا قرأ ثلث القرآن، ومن قرأها مرتني فكأمنا قرأ ثلثي القرآن، ومن قرأها ثالث مرات فكأمنا قرأ القرآن كله.
“Siapa membaca Surah al-Ikhlas satu kali, maka seolah-olah ia telah membaca sepertiga alQur’an. Siapa membacanya dua kali, maka seolah-olah ia telah membaca dua pertiga al-Qur’an.
Siapa membacanya tiga kali, maka seolah-olah ia telah membaca al-Qur’an seluruhnya.”
Takhrij Hadis:
Seperti yang dikutip oleh al-Zabidi dan al-Arminiyyuni dalam al-Arba’in, hadis dengan
redaksi seperti ini diriwayatkan oleh al-Rafi’i dalam al-Tarikh. al-Rafi’i meriwayatkannya
melalui ‘Ali bin Jabirah dari ‘Ali bin ‘Uthman bin al-Khattab dari ‘Ali bin Abi Talib.1905
Hukum Hadis: Mawdu’/Palsu.
Dalam sanad ini terdapat ‘Ali bin Jabirah al-Qazwini. al-Dhahabi berkata, ia tidak berarti,
pendusta (la shay’, kadhdhab). Jadi sanad ini mawdu’. Karena itu, hadis inipun dihukumi palsu.
Perlu dijelaskan di sini, bahwa hadis dengan redaksi seperti di atas bukanlah sabda Rasulullah
Saw., meskipun maknanya benar.
- 1905 al-Rafi’i, al-Tarikh, jil. 3, hlm. 405; al-Zabidi, Ittihaf al-Sadah al-Muttaqin, jil. 9, hlm. 645; alArminiyyuni, Fada’il Qul Huwa Allah Ahad, hlm. 48A.