Hadis 815


إجتمع كفار مكة وهم عامر بن الطفيل وزيد بن قيس وغريمها وقالوا: اي حممد صف لنا ربك من أي شيء هو؟ أهو من ذهب أم
من فضة أم من حديد أم من حناس؟ فإن آهلتنا من هذه األشياء. فقال صلى هللا عليه وسلم من تلقاء نفسه: هو ال يشبه شيئا.
فأنزل هللا هذه السورة .

“Orang-orang kafir Makkah berkumpul, yaitu ‘Amir bin al-Tufayl, Zayd bin Qays dan beberapa
orang lainnya. Mereka berkata, ‘Wahai Muhammad, sebutkan kepada kami sifat-sifat Tuhanmu,
dari bahan apa ia! Apa dari emas, dari perak, dari besi atau tembaga? Karena tuhan-tuhan kami
dari bahan-bahan ini. Maka jawab Nabi Saw., yakni jawaban dari diri beliau sendiri, ‘Dia tidak
serupa dengan sesuatupun.’ Kemudian Allah Ta’ala menurunkan surah ini.

Takhrij Hadis:

Hadis ini diriwayatkan oleh al-Tirmidhi dan al-Tabari dalam al-Tafsir dari Abu al-‘Aliyah
dari Ubay bin Ka’ab dan al-Tirmidhi melalui jalan lain dari Abu al-‘Aliyah tanpa melalui
Ubay.1892 hadis ini juga diriwayatkan Abu Ya’la, al-Tabarani dalam al-Awsat, al-Wahidi dan alBayhaqi dalam al-Shu’ab. Semuanya dari Jabir melalui Mujalid bin Sa’id.1893

Hukum Hadis: Da’if.

al-Tirmidhi mengatakan bahwa riwayat yang mursal lebih sahih dari riwayat yang
muttasil.1894 Sedangkan riwayat dari Jabir terdapat Mujalid bin Sa’id. Ia menurut Ibn Ma’in tidak
bisa dijadikan hujjah (la yuhtajju bih). Ahmad berkata, ia menjadikan marfu’ banyak hadis yang
tidak dianggap marfu’ oleh perawi lain. Ia tidak cacat (lays bi shay’). Menurut pendapat al-Nasa’i
ia tidak kuat (lays bil qawiy). al-Daraqutni menilainya da’if. Ibn Hajar menyimpulkannya sebagai
tidak kuat (lays bi al-qawiy) dan pada akhir usianya mengalami perubahan.1895 Karena itu, hadis
ini dapat dihukumi da’if, sebab riwayat yang mursal lebih sahih dibanding riwayat yang muttasil.
Sedangkan mursal adalah jenis hadis da’if


  • 1892 al-Tirmidhi, Sunan, Kitab al-Tafsir, Bab Min Surah al-Ikhlas, h.n. 3364 dan 3365.
  • 1893 Abu Ya’la, Musnad, jil. 4, hlm. 38-39, h.n. 2044; al-Haythami, Majma’ al-Zawa’id, jil. 7, hlm. 146, alTabari, Tafsir, jil. 30, hlm. 342; al-Wahidi, Asbab Nuzul al-Qur’an, hlm. 511; al-Bayhaqi, Shu’ab al-Iman, jil. 2, hlm.508-509, h.n. 2552.
  • 1894 al-Tirmidhi, Sunan, Kitab al-Tafsir, Bab Min Surah al-Ikhlas, h.n. 3364 dan 3365.
  • 1895 al-Dhahabi, Mizan al-I’tidal, jil. 3, hlm. 438-439; Ibn Hajar, Taqrib al-Tahdhib, hlm. 520.