Hadis 806


من كان له سعة فلم يضح فال يقربن مصالان.

“Siapa mempunyai kelapangan harta, tapi tidak mau berkurban, maka jangan sekali-kali ia
mendekati tempat shalat kami.”

Takhrij Hadis:

Hadis ini diriwayatkan oleh Ibn Majah, al-Hakim, al-Bayhaqi dan al-Asbahani. Semuanya
melalui Zayd bin al-Hubab dari ‘Abd Allah bin ‘Ayyash dari al-A’raj dari Abu Hurayrah secara
marfu’. Dalam redaksi al-Asbahani kata-kata سعة diganti dengan مال.
1874 al-Bayhaqi juga meriwayatkannya melalui ‘Ubaydillah bin Abi Ja’far dari al-A’raj dari Abu Hurayrah secara
mawquf. Demikian pula riwayat beliau melalui Ibn Wahab dari ‘Abd Allah bin ‘Ayyash dari ‘Abd
al-Rahman dari Ibn Shihab dari Sa’id bin al-Musayyab dari Abu Hurayrah secara mawquf.1875

Hukum Hadis: Mawquf, da’if.

al-Hakim menghukumi riwayat yang marfu’ sebagai sahih. al-Dhahabi men-sahih-kan
riwayat yang marfu’ dan tidak memberikan pendapat atas riwayat yang mawquf. al-Suyuti
menyebutkan hadis ini tanpa memberikan hukumnya. Sedangkan al-Munawi menukil pendapat
al-Hakim dan Ibn Hazam yang men-sahih-kan hadis ini dan pendapat al-Tirmidhi yang
menguatkan bahwa hadis ini mawquf.
1876 al-Tirmidhi, seperti yang diriwayatkan oleh al-Bayhaqi,
kemudian dinukil oleh al-Busiri, juga al-Mundhiri dan Zayla’i. Mereka mengatakan bahwa riwayat yang mawquf lebih benar.1877 Jadi yang lebih benar hadis ini adalah mawquf. Dan mawquf adalah jenis hadis da’if


  • 1874 Ibn Majah, Sunan, Kitab al-Adahi, Bab al-Adahi Wajibah am La, h.n. 3123; al-Hakim, al-Mustadrak,
    Kitab al-Adahi, Bab al-Tawbikh Liman Kan Lahu Mal Falam Yudahhi, jil. 4, hlm. 232; al-Bayhaqi, Sunan, Kitab alDahaya, Bab (Muqaddimah); al-Asbahani, al-Targhib, jil. 1, hlm. 242-243, h.n. 358.
  • 1875 al-Bayhaqi, Sunan, Kitab al-Dahaya, Bab (Muqaddimah).
  • 1876 al-Hakim, al-Mustadrak, Kitab al-Adahi, Bab al-Tawbikh Liman Kan Lahu Mal Falam Yudahhi, jil. 4,
    hlm. 232; al-Dhahabi, al-Talkhis, jil. 4, hlm. 232; al-Busiri, Misbah al-Zujajah, jil, 2, hlm. 155-156, h.n. 1085; alSuyuti, al-Jami’ al-Saghir, jil. 2, hlm. 551; al-Munawi, Fayd al-Qadir, jil. 6, hlm. 208.
  • 1877 al-Busiri, Misbah al-Zujajah, jil. 2, hlm. 155-156, h.n. 1085; al-Mundhiri, al-Targhib, jil. 2, hlm. 155; alZayla’i, Nasb al-Rayah, jil. 4, hlm. 207.