Hadis 479


إن أردمت عيش السعداء وموت الشهداء والنجاة يوم احلشر والظل يوم احلر واهلدى من الضاللة فأدميوا قراءة القرآن فإنه كالم الرمحن وحصن من الشيطان ورجحان يف امليزان.

“Jika kamu ingin hidup bahagia, mati shahid, selamat pada hari penghimpunan, naungan pada
hari yang panas, dan petunjuk dari kesesatan, maka senantiasalah membaca al-Qur’an.
Sesungguhnya al-Qur’an itu firman Allah Yang Maha Pengasih, dan pelindung dari setan, serta
memperberat timbangan.”

Takhrij Hadis:

Hadis ini belum dapat ditemukan perawinya, termasuk dalam kitab-kitab khusus
mengenai kelebihan al-Qur’an seperti yang dikarang oleh Ibn Durays, al-Nasa’i, Ibn Kathir dan
al-Mayadini. al-Khubawi mengutipnya dari kitab Badr al-Rashid.1130

Hukum Hadis: Mawdu’/Palsu.

Hadis ini dihukumi palsu, karena selain ia tidak ditemukan dalam kitab-kitab yang
mu’tabar, juga disebabkan redaksi bahasanya yang lebih mirip bahasa para pemberi nasihat (الوعاظ), tidak seperti bahasa Nabi Saw.


  • 1129 al-Zabidi, Ittihaf al-Sadah al-Muttaqin, jil. 3, hlm. 293.
  • 1130 al-Khubawi, Durrah al-Nasihin, hlm. 162.