Keindahan Surga


قَالَ أَبُو حَازِمٍ فَحَدَّثْتُ بِهِ النُّعْمَانَ بْنَ أَبِى عَيَّاشٍ فَقَالَ حَدَّثَنِى أَبُو سَعِيدٍ عَنِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ « إِنَّ فِى الْجَنَّةِ لَشَجَرَةً يَسِيرُ الرَّاكِبُ الْجَوَادَ الْمُضَمَّرَ السَّرِيعَ مِائَةَ عَامٍ ، مَا يَقْطَعُهَا

رواه البخاري

Artinya : Abu Hazim berkata: “Saya menceritakan hadis ini kepada Nu’man bin Abi Ayash, lalu dia berkata, ‘Abu Sa’id menceritakan kepadaku dari Nabi SAW, beliau bersabda: Sesungguhnya di dalam surga ada sebuah pohon, yang jika seorang penunggang kuda yang tercepat dan paling tangkas melintasi naungannya, ia akan memerlukan waktu seratus tahun untuk melewatinya, dan ia tidak akan dapat menyeberanginya. (HR. al-Bukhari)

Dalam hadis ini, Abu Hazim menyebutkan bahwa dia menyampaikan hadis ini kepada Nu’man bin Abi Ayash, yang kemudian mengutip Abu Sa’id yang meriwayatkan dari Nabi SAW. Pohon di surga yang disebutkan dalam hadis ini juga memiliki naungan yang sangat besar sehingga seorang penunggang kuda tercepat pun membutuhkan waktu seratus tahun untuk menyeberanginya. Hal ini menggambarkan luasnya surga dan kemuliaan serta kenikmatan yang tiada tara yang Allah sediakan bagi hamba-Nya yang beriman. Penekanan hadis ini adalah pada keindahan dan kekekalan kenikmatan surga, yang melebihi segala kenikmatan yang ada di dunia, bahkan melampaui imajinasi manusia.