عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « إِنَّ فِى الْجَنَّةِ لَشَجَرَةً يَسِيرُ الرَّاكِبُ فِى ظِلِّهَا مِائَةَ عَامٍ لاَ يَقْطَعُهَا وَإِنْ شِئْتُمْ فَاقْرَءُوا (وَظِلٍّ مَمْدُودٍ وَمَاءٍ مَسْكُوبٍ)
رواه الترمذى
Artinya : Dari Qatadah, dari Anas, bahwa Nabi SAW bersabda: “Sesungguhnya di surga terdapat sebuah pohon, yang seorang pengendara dapat berjalan (berkendara) di bawah naungannya selama seratus tahun dan ia tidak akan melewati (seluruh bayangannya). Dan jika kalian mau, bacalah (ayat): ‘Dan bayangan yang memanjang, serta air yang mengalir. (QS. Al-Waqi‘ah: 30) (HR Tirdmidzi)
Hadis ini menggambarkan luasnya kenikmatan yang terdapat di surga, di mana pohon yang sangat besar memiliki bayangan yang bisa ditempuh selama seratus tahun oleh seorang pengendara. Nabi SAW juga merujuk pada ayat dari Al-Qur’an (Al-Waqi‘ah: 30) yang menggambarkan kenikmatan surga secara umum, termasuk bayangan yang lebar dan air yang mengalir. Tafsir Ayat Al-Qur’an (Al-Waqi‘ah: 30): Dalam ayat tersebut, Allah berfirman:“Dan bayangan yang memanjang, serta air yang mengalir.” Ayat ini menggambarkan betapa indahnya kenikmatan surga, dengan bayangan yang lebat dan air yang mengalir terus-menerus, yang menyimbolkan ketenangan dan kelapangan yang tiada habisnya. Ini adalah kehidupan yang penuh kedamaian dan kenyamanan, jauh berbeda dengan kehidupan dunia yang penuh dengan kesulitan dan keterbatasan.