حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مِنْهَالٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ عَدِيُّ بْنُ ثَابِتٍ أَخْبَرَنِي قَالَ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ قَالَ لَمَّا مَاتَ إِبْرَاهِيمُ (إنَّ لَهُ مُرْضِعًا فِي الْجَنَّةِ
رواه البخاري
Artinya: Hajjaj bin Minhal Telah menceritakan kepada ku, Syubah telah menceritakan kepada ku, dari ‘Adi bin Thabit, dia berkata: ‘Saya mendengar Al-Bara’ bin Azib Ra berkata: “Ketika Ibrahim (putra Nabi Muhammad SAW) meninggal, Rasulullah SAW bersabda: ‘Sesungguhnya Ibrahim memiliki seorang ibu menyusui di surga. (HR Bukhari)
Hadis ini memberikan penghiburan kepada orang tua yang kehilangan anak. Allah memberikan rahmat-Nya dengan menyatakan bahwa anak-anak yang meninggal sebelum baligh memiliki tempat yang baik di surga, dilindungi dan dijaga oleh Allah. Selain itu, hadis ini juga menunjukkan betapa besar kasih sayang dan perhatian Nabi Muhammad ﷺ terhadap keluarganya, serta bagaimana beliau memberikan ketenangan hati kepada umatnya dengan keyakinan bahwa anak-anak yang meninggal akan berada dalam kenikmatan yang abadi di surga.