حَدَّثَنَا رُوْحُ بْنُ عَبْدِ الْمُؤْمِنِ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ قَالَ (إنَّ فِي الْجَنَّةِ لَشَجَرَةً يَسِيرُ الرَّاكِبُ فِي ظِلِّهَا مِائَةَ عَامٍ لَا يَقْطَعُهَ
رواه البخاري
Artinya: “Ruh bin Abdul Mumin “Telah menceritakan kepada kami, telah menceritakan kepada kami Yazid bin Zari’, telah menceritakan kepada kami Said, dari Qatadah, dari Anas bin Malik RA, bahwa Nabiﷺ bersabda: ‘Sesungguhnya di dalam surga ada sebuah pohon, yang jika seorang penunggang kuda berjalan di bawah naungannya selama seratus tahun, ia tidak akan mampu memotongnya (HR Bukhari)
Hadis ini mengingatkan kita akan kenikmatan luar biasa yang menanti di surga. Pohon yang begitu besar dan tidak terputus ini menggambarkan betapa indah dan luasnya surga, tempat yang tidak ada duanya. Oleh karena itu, hadis ini mendorong kita untuk terus berusaha dalam ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah, karena surga dengan segala kenikmatannya adalah hadiah bagi orang-orang yang beriman.