Keindahan Surga


وَقَالَ إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا الْمُغِيرَةُ بْنُ سَلَمَةَ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ عَنْ أَبِى حَازِمٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ « إِنَّ فِى الْجَنَّةِ لَشَجَرَةً يَسِيرُ الرَّاكِبُ فِى ظِلِّهَا مِائَةَ عَامٍ ، لاَ يَقْطَعُهَا

رواه البخاري

Artinya : Telah berkata Ishaq bin Ibrahim: Telah mengabarkan kepada kami al-Mughîrah bin Salamah, telah menceritakan kepada kami Wahîb dari Abu Hazim dari Sahl bin Sa’d dari Rasulullah SAW, beliau bersabda: “Sesungguhnya di dalam surga ada sebuah pohon yang naungannya bisa dilalui oleh seorang penunggang (kendaraan) selama seratus tahun, namun ia belum mampu melewatinya. (HR. al-Bukhari)

Hadis ini menggambarkan luasnya kenikmatan di surga, khususnya dengan menyebutkan tentang sebatang pohon yang sangat besar.Naungan pohon tersebut begitu luas hingga seseorang yang berkendara cepat pun membutuhkan waktu seratus tahun untuk melintasi seluruh naungannya. Ini menunjukkan:

Ø Besar dan luasnya surga, jauh melebihi gambaran dunia.

Ø Kemuliaan dan nikmat abadi yang Allah sediakan untuk orang-orang beriman.

Ø Penekanan bahwa kenikmatan surga tidak bisa dibandingkan dengan kenikmatan dunia.

Ø Juga merupakan bentuk motivasi agar umat Islam tetap istiqamah dan berlomba-lomba menuju surga.