Hadis 2


عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ – رضى الله عنه – أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ ».( رواه مسلم)

Artinya: Dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Apabila bulan Ramadan datang, maka pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.” (HR. Muslim)

 

Hadis ini menunjukkan keistimewaan bulan Ramadan sebagai bulan penuh rahmat, ampunan, dan peluang besar unk kembali kepada Allah.

a.       Pintu Surga Dibuka Allah melapangkan jalan menuju surga dengan melipatgandakan pahala. Orang-orang lebih mudah terdorong untuk melakukan amal saleh: puasa, salat malam, membaca Al-Qur’an, sedekah, dan lainnya.

b.      Pintu Neraka Ditutup Ini menunjukkan bahwa peluang masuk neraka dipersempit karena umat Islam menjaga diri dari maksiat. Aktivitas keagamaan meningkat, sehingga lingkungan mendukung untuk bertakwa.

b.      Setan Dibelenggu Menurut banyak ulama, ini berlaku untuk setan dari jenis jin, khususnya yang kuat pengaruhnya (maradah al-syayatin). Artinya, godaannya melemah, dan manusia lebih cenderung pada kebaikan. Namun, nafsu manusia tetap ada, sehingga tanggung jawab memperbaiki diri tetap menjadi kewajiban.