{"id":255,"date":"2022-09-12T14:47:03","date_gmt":"2022-09-12T14:47:03","guid":{"rendered":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/hadits-22\/"},"modified":"2022-09-12T14:47:03","modified_gmt":"2022-09-12T14:47:03","slug":"hadits-22","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/hadits-22\/","title":{"rendered":"Hadits 22"},"content":{"rendered":"<ul>\n<li><b>Arti Hadits<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sabda Nabi SAW: &#8220;Tidak ada dari setengah yang diminum manusia, lebih besar pahalanya di sisi Allah selain daripada setengah kemarahan (sabar) karena Allah&#8221;<\/span><\/p>\n<p><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li><b>Arti Kata<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u062c\u0631\u0639\u0629\u00a0 \u00a0 : Minuman, tegukan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u0623\u062c\u0631\u00a0 \u00a0 : Pahala<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u063a\u064a\u0638\u00a0 \u00a0 : Kemarahan<\/span><\/p>\n<p><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li><b>Penjelasan Kesulitan Hadits<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pernyataan ini merupakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">majaz<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, maksud dari seteguk tegukan kemarahan di sini adalah bersabar ketika di puncak kemarahan dan menahan diri ketika cemas\/gelisah dan meninggalkan dari mengikuti dorongan hawa nafsu, menuju kepada sesuatu yang dapat mendatangkan obat dari kemarahan atau menghilangkan kesusahan atau melepaskan ikatan (kemarahan) atau perbuatan yang dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT, menyempurnakan pahala-Nya dan mencegah diri\/ menghindari dari siksaan-Nya. Nabi SAW menyerupakan hal yang demikian itu dengan seteguk (minuman), karena sesungguh-nya manusia seakan akan dengan menahan seteguk marah dan bersabar itu, sungguh cukup sulit bahkan sangat pahit kemudian memudahkan penegasannya dengan semangat, sebagaimana ungkapan seorang penyair:<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Kami telah meneguk kemarahan, sehingga seandainya kami disiram dengan darah Bani Umayyah, tidak kami merasa puas.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Telah diriwayatkan sebuah hadis yang berbeda dengan lafaz ini, yakni sabda Nabi SAW: tidaklah seorang hamba yang meminum seteguk yang lebih disukai oleh Allah ketimbang dari seteguk kesusahan, dia mengembalikannya dengan bagus-nya kesabaran atau setegukan kemarahan yang dia mengembalikannya dengan kebijaksanaan.<\/span><\/p>\n<p><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li><b>Lafadz Hadits ditinjau dari Segi Balaghahnya<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam hadis tersebut terdapat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Tashbih Baligh<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dengan meng-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">idhafah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">-kan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">mushabbah<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400\">bih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">shabah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (penyerupaan), seperti ungkapan para ulama telah hilang keaslian yakni kemarahan seakan akan sesungguhnya kemarahan itu adalah tegukan obat yang pahit yang menyulitkan orang, kemudian jadilah kemarahan itu seperti tegukan obat dan bersabar dari kemarahan itu seperti bersabar dalam merasakan pahitnya obat.<\/span><\/p>\n<p><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li><b>Keterangan-Keterangan Lainnya<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam kitab Musnad Ahmad Ibn Hanbal hadisnya berbunyi:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u0642\u0627\u0644 \u0631\u0633\u0648\u0644 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0635\u0644\u0649 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0639\u0644\u064a\u0647 \u0648\u0633\u0644\u0645 : &#8220;\u0645\u0627 \u062a\u062c\u0631\u0639 \u0639\u0628\u062f \u062c\u0631\u0639\u0629 \u0623\u0641\u0636\u0644 \u0639\u0646\u062f \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0639\u0632 \u0648\u062c\u0644 \u0645\u0646 \u062c\u0631\u0639\u0629 \u063a\u064a\u0638 \u064a\u0643\u0638\u0645\u0647\u0627 \u0627\u0628\u062a\u063a\u0627\u0621 \u0648\u062c\u0647 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u062a\u0639\u0627\u0644\u0649<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Rasulullah bersabda:<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Tidak ada dari seteguk yang diminum seseorang lebih utama di sisi Allah Azza Wa Jalla dari seteguk kemarahan yang ia dapat menahannya untuk mencari ridha Allah SWT.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sedang dalam Kitab Sunan Ibnu Majah tertulis :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u0642\u0627\u0644 \u0631\u0633\u0648\u0644 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0635\u0644\u0649 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0639\u0644\u064a\u0647 \u0648\u0633\u0644\u0645 : &#8220;\u0645\u0627 \u0645\u0646 \u062c\u0631\u0639\u0629 \u0623\u0639\u0638\u0645 \u0623\u062c\u0631\u0627 \u0639\u0646\u062f \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0645\u0646 \u062c\u0631\u0639\u0629 \u063a\u064a\u0638<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u0643\u0638\u0645\u0647\u0627 \u0639\u0628\u062f \u0627\u0628\u062a\u063a\u0627\u0621 \u0648\u062c\u0647 \u0627\u0644\u0644\u0647<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Maksud dari hadis tersebut di atas ialah barang siapa yang dapat menahan amarah walaupun ia menghendaki untuk marah maka Allah besok pada hari kiamat memenuhi hatinya dengan keridhaan. Dalam riwayat lain, Allah memenuhi hatinya dengan keamanan dan keimanan, juga dalam riwayat yang lain lagi Allah memenuhi hatinya dengan kecerdasan kepalanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tidak jauh berbeda dengan riwayat di atas ternyata Allah memilih dan mengangkat orang yang dapat menahan marah itu sebagai pemimpin para makhluk Allah.<\/span><\/p>\n<p><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li><b>Kualitas Hadits<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Bila ditinjau dari sanad yang muttasil, perawi-perawi yang thiqoh tidak ber-illat dan tidak janggal maka sanad hadis di atas adalah sahib apalagi ditinjau dari segi matan yang tidak bertentangan dengan al-Qur&#8217;an, hadis yang lebih tinggi derajatnya dan akal sehat maka status hadis adalah sahih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Imam al-Turmudzi menilai hadis di atas adalah hasan sahib, menilai sobib sama dengan penilaian ulama hadis yang lain tetapi menilai basan karena Hisham kurang ke-dhabit-annya maka penilaian Hasan tidak mengikuti teori Ibn Hajar. Namun yang perlu dianalisa, kenapa Imam Turmudzi memberi definisi hadis Hasan berbeda dengan hasil penelitiannya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Arti Hadits Sabda Nabi SAW: &#8220;Tidak ada dari setengah yang diminum manusia, lebih besar pahalanya di sisi Allah selain daripada setengah kemarahan (sabar) karena Allah&#8221; Arti Kata \u062c\u0631\u0639\u0629\u00a0 \u00a0 : Minuman, tegukan \u0623\u062c\u0631\u00a0 \u00a0 : Pahala \u063a\u064a\u0638\u00a0 \u00a0 : Kemarahan Penjelasan Kesulitan Hadits Pernyataan ini merupakan majaz, maksud dari seteguk tegukan kemarahan di sini adalah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":457,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[39],"tags":[],"class_list":["post-255","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-hadist-22-pahala-meminum-kesabaran"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/255","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/users\/457"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=255"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/255\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=255"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=255"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=255"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}