{"id":242,"date":"2022-09-12T14:35:05","date_gmt":"2022-09-12T14:35:05","guid":{"rendered":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/hadits-10\/"},"modified":"2022-09-12T14:35:05","modified_gmt":"2022-09-12T14:35:05","slug":"hadits-10","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/hadits-10\/","title":{"rendered":"Hadits 10"},"content":{"rendered":"<ul>\n<li><b>Arti Hadits<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sabda Nabi SAW pada seorang lelaki, dikatakan padanya: Bahwa sesungguhnya dia tidur meninggalkan shalat sampai shubuh tiba, lelaki itu telinganya dikencingi oleh setan.<\/span><\/p>\n<p><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li><b>Arti Kata<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u0630\u0627\u0643<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">: <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Isim Isyaroh<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u0627\u0644\u0634\u064a\u0637\u0627\u0646<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">: Roh yang Jahat<\/span><\/p>\n<p><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li><b>Penjelasan Kesulitan Hadits<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hadits ini adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">majaz<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (kiasan) karena sesungguhnya Nabi SAW bermaksud, sesungguhnya setan itu suka merusak dan mencerai-beraikan seseorang, syetan berbicara pada orang yang tampak lemah dan mengencingi kelemahannya. Dan asal \u0628\u0627\u0644 adalah diambil dari kerusakan, maka seakan-akan Nabi SAW menghendaki bahwa setan itu sungguh-sungguh telah merusak-nya dan membuka talinya. Diungkapkan pada merusaknya itu dengan berkencing karena diserupakan dengan berkencing di air, dimana kencing itu dapat merusak rasanya maka tidak dapat diminum.<\/span><\/p>\n<p><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li><b>Lafadz Hadits ditinjau dari Segi Balaghahnya<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hadis tersebut merupakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Isti&#8217;arah Tabaiyyah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> karena merusaknya\/mengganggunya setan pada orang tidur sampai meninggalkan shalat disamakan dengan setan berkencing pada telinganya,, dengan segala kerusakan pada segalanya dengan memotong lafaz \u0627\u0644\u0628\u0648\u0644 dengan arti \u0627\u0644\u0627\u0639\u0648\u0627\u0621 berkencing artinya mengganggu\/merusak menurut metode <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Isti&#8217;arah Tabaiyyah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, dan boleh merupakan Kinayah dari \u0627\u0641\u0633\u0627\u062f\u0629 (merusak) karena merusak (mengganggu) dan berkencing di telinga itu dapat merusak telinga.<\/span><\/p>\n<p><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li><b>Keterangan-Keterangan Lainnya<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Para ulama berbeda pendapat dalam mengartikan hadis ini Ibn Qataybah berpendapat bahwa setan itu . \u0628\u0627\u0644 \u0627\u0644\u0634\u064a\u0637\u0627\u0646 \u0641\u064a \u0627\u0630\u0646\u0647 merusak manusia, sedangkan Mahrab al-Tahay dan lain-lain mengartikan bahwa hadis itu merupkan penyamaan kata dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Isarah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> kepada kepemimpinan dan penguasaan syetan pada orang yang tidur sebelum melakukan shalat dan syetan mengikat di atas kepala orang itu lalu syetan berkata: (Hai orang yang tidur, tidurlah sepuasmu) malar masih panjang untukmu dan biarkan malam itu berjalan semaunya, yang lainpun berpendapat bahwa maksud hadis tersebut ialah: untuk orang yang meremehkan orang lain dan menipunya disebabkan syetan berkencing di telinganya menurut al-Harabit bahwa orang yang tidur yang belum \u015folat.<\/span><\/p>\n<p><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li><b>Kualitas Hadits<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sesuai yang telah disebutkan dalam kitab <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">\u015eahih Bukhari<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Muslim<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> bahwa status hadis tersebut shahih maka penulis juga berpendapat bahwa hadits tersebut sabib dengan bukti-bukti yang ada.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Arti Hadits Sabda Nabi SAW pada seorang lelaki, dikatakan padanya: Bahwa sesungguhnya dia tidur meninggalkan shalat sampai shubuh tiba, lelaki itu telinganya dikencingi oleh setan. Arti Kata \u0630\u0627\u0643 : Isim Isyaroh \u0627\u0644\u0634\u064a\u0637\u0627\u0646 : Roh yang Jahat Penjelasan Kesulitan Hadits Hadits ini adalah majaz (kiasan) karena sesungguhnya Nabi SAW bermaksud, sesungguhnya setan itu suka merusak dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":457,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[28],"tags":[],"class_list":["post-242","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-hadist-10-telinga-dikencingi-setan"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/242","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/users\/457"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=242"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/242\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=242"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=242"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=242"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}