{"id":237,"date":"2022-09-12T14:30:47","date_gmt":"2022-09-12T14:30:47","guid":{"rendered":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/hadits-5\/"},"modified":"2022-09-12T14:30:47","modified_gmt":"2022-09-12T14:30:47","slug":"hadits-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/hadits-5\/","title":{"rendered":"Hadits 5"},"content":{"rendered":"<ul>\n<li><b>Arti Hadits<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sabda Nabi Muhammad SAW dalam perbincangan dengan orang Anshar, &#8221; kamu sekalian (seperti) pakaian dalam (bagiku) sedang manusia (seperti) pakaian luar Yang dipakai setelah memakai pakaian dalam.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li><b>Arti Kata<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u0627\u0644\u0634\u0639\u0627\u0631<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">: Pakaian (dalam) yang menempel di badan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u0627\u0644\u062f\u062b\u0627\u0631<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">: Pakaian luar yang dipakai diatas pakaian yang pertama<\/span><\/p>\n<p><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li><b>Penjelasan Kesulitan Hadits<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hadits ini merupakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Majaz<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> karena Nabi SAW menghendaki kamu sekalian merupakan orang terdekat kepadaku dan lebih sangat perhatian kepadaku, maka kamu sekalian kepadaku seperti pakaian dalam yaitu pakaian yang melekat pada badan manusia, secang manusia-manusia itu seperti pakaian luar karena sesungguhnya mereka lebih jauh kepadaku dan kamu sekalian berada di antara mereka dan aku. Demikian ini sebagaimana perkataan orang-orang Arab: &#8220;fulan termasuk kain penutup, fulan adalah merupakan Kinayah karena dekatnya dan dikhususkannya lafaz \u0628\u0637\u0627\u0646\u0647 karena serupa dengan kain penutup yang menempel ke jasad dan menjadilah ia lebih dekat ke badan.<\/span><\/p>\n<p><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li><b>Lafadz Hadits ditinjau dari Segi Balaghahnya<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pada hadis tersebut terdapat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Tasbih Baligh<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> karena orang-orang Ansor diserupakan dengan pakaian dalam karena dekatnya (dengan Nabi) sedang manusia seperti pakaian luar karena jauhnya (dengan Nabi), sedang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Mushabbah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan Mushabbaha Bihi keduanya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">maujud, adat tasbih dan wajh al tasbih<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dibuang.<\/span><\/p>\n<p><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li><b>Keterangan-keterangan Lainnya<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menurut ahli Lughoh \u0627\u0644\u0634\u0639\u0627\u0631 adalah pakaian yang menempel ke badan. Sedangkan ju adalah di atas pakaian dalam. Adapur arti hadits\u00a0 \u0627\u0644\u0627\u0646\u0635\u0631\u00a0 adalah orang-orang yang menjadi pakaian penutup, orang orang khusus, sahabat karib, orang yang paling dekat denganku (Nabi) dari pada manusia yang lain, ini termasuk bagian dari sejarah mereka karena keutamaan mereka yang berkilauan.<\/span><\/p>\n<p><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li><b>Kualitas Hadits<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ditinjau dari Sanad hadis yang muttasil dan perowi perowinya yang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">thiqoh<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, tidak ber-illat dan tidak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">shadz<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> maka Sanad hadits tersebut shahih, apalagi ditunjang oleh Sanad al-Bukhari. Begitu juga bila ditinjau dari segi Matan yang tidak bertentangan dengan al Qur&#8217;an, hadis yang lebih shahih dan akal sehat maka kualitas hadis tersebut adalah shahih.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Arti Hadits Sabda Nabi Muhammad SAW dalam perbincangan dengan orang Anshar, &#8221; kamu sekalian (seperti) pakaian dalam (bagiku) sedang manusia (seperti) pakaian luar Yang dipakai setelah memakai pakaian dalam.&#8221; Arti Kata \u0627\u0644\u0634\u0639\u0627\u0631 : Pakaian (dalam) yang menempel di badan \u0627\u0644\u062f\u062b\u0627\u0631 : Pakaian luar yang dipakai diatas pakaian yang pertama Penjelasan Kesulitan Hadits Hadits ini merupakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":457,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[],"class_list":["post-237","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-hadits-5-kedekatan-nabi-saw-dengan-sahabat-anshar-seperti-pakaian-dalam"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/237","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/users\/457"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=237"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/237\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=237"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=237"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=237"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}