{"id":190,"date":"2022-08-30T14:40:26","date_gmt":"2022-08-30T14:40:26","guid":{"rendered":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/hadis-muallaq\/"},"modified":"2022-08-30T14:40:26","modified_gmt":"2022-08-30T14:40:26","slug":"hadis-muallaq","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/hadis-muallaq\/","title":{"rendered":"Hadis Mu&#8217;allaq"},"content":{"rendered":"<p>Secara etimologis, kata\u00a0<em>mu\u2019allaq<\/em>\u00a0adalah isim maf\u2019ul dari kata \u201c<em>allaqa<\/em>\u201d yang berarti \u201cmenggantungkan sesuatu pada sesuatu yang lain sehingga itu menjadi tergantung\u201d. Secara terminologis hadis Muallaq yaitu hadis-hadis yang gugur rawinya seorang atau lebih di awal sanad secara berturut-turut.<\/p>\n<p>Contoh Bukhari meriwayatkan hadis dari Bahz Ibn Hakim dari Bapaknya dan dari Kakeknya, bahwasanya Nabi bersabda:<\/p>\n<p dir=\"rtl\">\u0627 \u0644\u0644\u0647 \u0627 \u062d\u0642 \u0627\u0646 \u064a\u0633\u062a\u062d\u064a \u0645\u0646 \u0627\u0644\u0646\u0627\u0633<\/p>\n<p>\u201c Allah itu lebih berhak untuk dijadikan tempat mengadu malu daripada manusia\u201d.<\/p>\n<p>Hadis di atas dalam sana Abu Daud adalah ia menerima dari Abdullah Ibn Maslamah, dari Ubay, dari Bahz Ibn Hakim dan seterusnya. itu berarti Imam Bukhari dalam kitab shahihnya men-taliqkan kira-kira dua orang perawi.<\/p>\n<p>Hukum hadits\u00a0<em>mu\u2019allaq<\/em>\u00a0pada prinsipnya dikelompokkan kepada hadits\u00a0<em>dha\u2019if (mardud)<\/em>\u00a0disebabkan karena sanad yang digugurkan itu tidak diketahui sifat-sifat dan keadaan-keadaanya secra menyakini baik mengenai ke\u2019adilannya maupun kedhabitannya, kecuali yang digugurkan itu adalah seorang sahabat yang sudah terkenal ke\u2019adilannya. Hadits\u00a0<em>mu\u2019allaq<\/em>\u00a0bisa dianggap\u00a0<em>shahih<\/em>\u00a0bila sanad yang digugurkan ini disebutkan oleh hadits lain yang\u00a0<em>shahih.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Secara etimologis, kata\u00a0mu\u2019allaq\u00a0adalah isim maf\u2019ul dari kata \u201callaqa\u201d yang berarti \u201cmenggantungkan sesuatu pada sesuatu yang lain sehingga itu menjadi tergantung\u201d. Secara terminologis hadis Muallaq yaitu hadis-hadis yang gugur rawinya seorang atau lebih di awal sanad secara berturut-turut. Contoh Bukhari meriwayatkan hadis dari Bahz Ibn Hakim dari Bapaknya dan dari Kakeknya, bahwasanya Nabi bersabda: \u0627 \u0644\u0644\u0647 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":457,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[116],"tags":[],"class_list":["post-190","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-hadis-muallaq"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/users\/457"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=190"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=190"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=190"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/al-majaazaat-al-nabawiyyah\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=190"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}