Hadis 1


عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ) مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلَا يُؤْذِ جَارَهُ وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ ).( رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ: 5672 (

Artinya : Dari Abu Hurairah, ia berkata: Rasulullah Rasulullah  SAW bersabda:”Siapa saja  yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah ia menyakiti tetangganya. Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia memuliakan tamunya. Dan siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata baik atau diam.”( HR. al- Bukhari.5672).

Hadis yang diriwayatkan oleh  Abu Hurairah RA ini menjelaskan tentang ciri- ciri orang yang beriman kepada Allah dan beriman kepada hari akhir ada 3. Yang pertama adalah larangan berbuat jahat kepada Tetangga, sedangkan yang kedua adalah perintah untuk memuliakan Tamunya, dan yang ketiga adalah perintah untuk memelihara lisan sehingga lisannya tidak mengucapkan ssesuatu yang kotor bahkan ia lebih memilih diam daripada mengatakan sesuatu yang tidak bermanfaat.