عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: مَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَابَ طَعَامًا قَطُّ كَانَ إِذَا اشْتَهَاهُ أَكَلَهُ وَإِنْ لَمْ يَشْتَهِهِ سَكَتَ (رواه مسلم: 2064)
وَحَدَّثَنَاهُ أَبُو كُرَيْبٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي حَازِمٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِهِ
Artinya: Dari Abu Hurairah RA, ia berkata: “Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW mencela makanan sama sekali. Jika beliau menyukainya, beliau memakannya, dan jika tidak menyukainya, beliau diam (tidak mencela).”( HR Muslim: 2064)
Dan telah meriwayatkan kepada kami Abu Kuraib dan Muhammad bin al Mutsanna, keduanya berkata: “Telah menceritakan kepada kami Abu Mu‘awiyah, dari al-A‘mash, dari Abu Hazim, dari Abu Hurairah, dari Nabi SAW dengan lafaz yang sama.”
Hadis ini menjelaskan bahwasanya Rasul tidak pernahmencela makanan yang telah dihidangkan kepadanya, apanbila ia suka makai a memakannya dan apabila ia tidak suka makai a akan diam , karena apabila mencela makanan yang dihidangkan dapat menyakiti hati sipenghidang makanan