عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ: أَنَّ رَجُلًا قَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنَّ تَحْتِي امْرَأَةً لَا تَرُدُّ يَدَ لَامِسٍ، قَالَ: «طَلِّقْهَا» قَالَ: إِنِّي لَا أَصْبِرُ عَنْهَا، قَالَ: «فَأَمْسِكْهَا» قَالَ أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ: «هَذَا خَطَأٌ وَالصَّوَابُ مُرْسَلٌ»
Hadis dari Ibnu Abbas: Bahwasanya seorang lelaki berkata: “Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku memiliki seorang istri yang tidak menolak tangan orang yang menyentuhnya (yakni berzina).” Beliau bersabda: “Ceraikanlah dia.” Lelaki itu berkata: “Sesungguhnya aku tidak sabar untuk berpisah darinya.” Beliau bersabda: “Maka pertahankanlah dia.” Abu Abdur-Rahman berkata: “Ini adalah kesalahan dan yang benar adalah mursal (sanadnya terputus).”
(HR Nasai No 3465)