Hadis 5


عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ: طَلَّقَ رَجُلٌ امْرَأَتَهُ، فَتَزَوَّجَتْ زَوْجًا غَيْرَهُ فَطَلَّقَهَا، وَكَانَتْ مَعَهُ مِثْلُ الهُدْبَةِ، فَلَمْ تَصِلْ مِنْهُ إِلَى شَيْءٍ تُرِيدُهُ، فَلَمْ يَلْبَثْ أَنْ طَلَّقَهَا، فَأَتَتِ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ [ص:44]، فَقَالَتْ: يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ زَوْجِي طَلَّقَنِي، وَإِنِّي تَزَوَّجْتُ زَوْجًا غَيْرَهُ فَدَخَلَ بِي، وَلَمْ يَكُنْ مَعَهُ إِلَّا مِثْلُ الهُدْبَةِ، فَلَمْ يَقْرَبْنِي إِلَّا هَنَةً وَاحِدَةً، لَمْ يَصِلْ مِنِّي إِلَى شَيْءٍ، فَأَحِلُّ لِزَوْجِي الأَوَّلِ؟ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لاَ تَحِلِّينَ لِزَوْجِكِ الأَوَّلِ حَتَّى يَذُوقَ الآخَرُ عُسَيْلَتَكِ وَتَذُوقِي عُسَيْلَتَهُ.

(رواه البخاري ٥٢٦٥  )

Hadis dari Aisyah, ia berkata: Seorang lelaki menceraikan istrinya, lalu wanita itu menikah dengan lelaki lain, kemudian lelaki kedua itu menceraikannya. Lelaki kedua itu bersamanya hanya seperti ujung kain (lemah syahwat), dan wanita itu tidak mendapatkan sesuatu yang ia inginkan darinya. Tidak lama kemudian, lelaki kedua itu menceraikannya. Lalu wanita itu datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam [hal. 44] dan berkata: “Wahai Rasulullah, sesungguhnya suamiku telah menceraikanku, dan aku telah menikah dengan suami lain, lalu ia menggauliku, namun ia tidak memiliki kecuali seperti ujung kain, ia hanya mendekatiku sekali saja, ia tidak mendapatkan sesuatu pun dariku. Apakah aku halal bagi suamiku yang pertama?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Kamu tidak halal bagi suamimu yang pertama sampai suami yang terakhir merasakan madumu (jima’) dan kamu merasakan madunya (jima’).

(HR Bukhori No 5265)