Hadis 21


عَنْ يُوسُفَ بْنِ مَاهَكَ الْمَكِّىِّ قَالَ كُنْتُ أَكْتُبُ لِفُلاَنٍ نَفَقَةَ أَيْتَامٍ كَانَ وَلِيَّهُمْ فَغَالَطُوهُ بِأَلْفِ دِرْهَمٍ فَأَدَّاهَا إِلَيْهِمْ فَأَدْرَكْتُ لَهُمْ مِنْ مَالِهِمْ مِثْلَيْهَا. قَالَ قُلْتُ أَقْبِضُ الأَلْفَ الَّذِى ذَهَبُوا بِهِ مِنْكَ قَالَ لاَ حَدَّثَنِى أَبِى أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ « أَدِّ الأَمَانَةَ إِلَى مَنِ ائْتَمَنَكَ وَلاَ تَخُنْ مَنْ خَانَكَ »

 

ArtinyaHadis dari Yusuf bin Mahak Al-Makki, ia berkata:  aku menuliskan nafkah untuk anak-    anak yatim yang perwaliannya dipegang oleh seseorang. Lalu mereka (orang lain) menipunya seribu dirham, kemudian ia tetap membayarkannya kepada anak-anak yatim tersebut. Setelah itu, aku mendapatkan dari harta orang yang menipu tersebut dua kali lipat dari jumlah yang ditipunya. Aku berkata (kepada wali anak yatim), ‘Apakah aku ambil seribu dirham yang telah mereka ambil darimu?’ Ia menjawab, ‘Tidak. Ayahku telah menceritakan kepadaku bahwa ia mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, ‘Tunaikanlah amanah kepada orang yang mempercayakan amanah kepadamu, dan janganlah kamu berkhianat kepada orang yan Hadis ini memberikan pelajaran yang sangat berharga tentang pentingnya menunaikan amanah kepada siapa pun yang mempercayakannya dan larangan untuk berkhianat, meskipun kepada orang yang telah berkhianat kepada kita. Kisah dalam hadis ini menjadi contoh nyata bagaimana seorang Muslim seharusnya berpegang teguh pada prinsip-prinsip moral Islam dalam setiap situasi. Hadis ini mengajarkan untuk mengedepankan keadilan dan integritas, bahkan dalam menghadapi ketidakadilang telah berkhianat kepadamu.'”.” ( HR. Sunan Abi Daud no. 3536)

Hadis ini meriwayatkan sebuah kisah yang menjadi ilustrasi bagi prinsip penting dalam Islam mengenai amanah dan larangan berkhianat Hadis ini memberikan pelajaran yang sangat berharga tentang pentingnya menunaikan amanah kepada siapa pun yang mempercayakannya dan larangan untuk berkhianat, meskipun kepada orang yang telah berkhianat kepada kita. Kisah dalam hadis ini menjadi contoh nyata bagaimana seorang Muslim seharusnya berpegang teguh pada prinsip-prinsip moral Islam dalam setiap situasi. Hadis ini mengajarkan untuk mengedepankan keadilan dan integritas, bahkan dalam menghadapi ketidakadilan.