Hadis 1


أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ بَيْنَمَا النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – فِى مَجْلِسٍ يُحَدِّثُ الْقَوْمَ جَاءَهُ أَعْرَابِىٌّ فَقَالَ مَتَى السَّاعَةُ فَمَضَى رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – يُحَدِّثُ ، فَقَالَ بَعْضُ الْقَوْمِ سَمِعَ مَا قَالَ ، فَكَرِهَ مَا قَالَ ، وَقَالَ بَعْضُهُمْ بَلْ لَمْ يَسْمَعْ ، حَتَّى إِذَا قَضَى حَدِيثَهُ قَالَ « أَيْنَ – أُرَاهُ – السَّائِلُ عَنِ السَّاعَةِ » . قَالَ هَا أَنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ . قَالَ « فَإِذَا ضُيِّعَتِ الأَمَانَةُ فَانْتَظِرِ السَّاعَةَ » . قَالَ كَيْفَ إِضَاعَتُهَا قَالَ « إِذَا وُسِّدَ الأَمْرُ إِلَى غَيْرِ أَهْلِهِ فَانْتَظِرِ السَّاعَةَ (رواه البخارى)

Artinya: Hadis dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sedang berada dalam suatu majelis berbicara dengan orang-orang, datanglah seorang Arab Badui dan bertanya, Kapan terjadinya hari kiamat? Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam terus melanjutkan pembicaraannya. Maka sebagian orang berkata, “Beliau mendengar apa yang dikatakannya, tetapi beliau tidak menyukainya. Dan sebagian yang lain berkata, “Bahkan beliau tidak mendengarnya.” Hingga ketika beliau selesai dari pembicaraannya, beliau bersabda, “Mana – menurutku – orang yang bertanya tentang hari kiamat? Orang itu berkata, Saya, wahai Rasulullah, ia bersabda, Jika amanah telah disia-siakan, maka tunggulah hari kiamat.” Ia bertanya, “Bagaimana cara menyia-nyiakannya? ia  bersabda, Apabila suatu urusan diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya, maka tunggulah hari kiamat. (HR. Al-Bukhari  no: 59)

Hadis ini memberikan pelajaran yang sangat berharga tentang pentingnya amanah dan bahayanya menyerahkan urusan kepada orang yang tidak kompeten. Ini bukan hanya sekadar tanda-tanda kiamat, tetapi juga prinsip-prinsip fundamental dalam membangun masyarakat yang adil, makmur, dan diridhai oleh Allah SWT. Sebagai umat Islam, kita memiliki tanggung jawab untuk berusaha menjadi orang-orang yang amanah dan mendorong penempatan orang yang tepat pada posisi yang tepat.