عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «الْجِهَادُ وَاجِبٌ عَلَيْكُمْ مَعَ كُلِّ أَمِيرٍ، بَرًّا كَانَ أَوْ فَاجِرًا، وَالصَّلَاةُ وَاجِبَةٌ عَلَيْكُمْ خَلْفَ كُلِّ مُسْلِمٍ بَرًّا كَانَ أَوْ فَاجِرًا، وَإِنْ عَمِلَ الْكَبَائِرَ، وَالصَّلَاةُ وَاجِبَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ بَرًّا كَانَ أَوْ فَاجِرًا، وَإِنْ عَمِلَ الْكَبَائِرَ»(ابو داود)
Hadis dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jihad itu wajib atas kalian bersama setiap pemimpin, baik ia orang yang baik maupun orang yang fajir (jahat). Dan shalat itu wajib atas kalian di belakang setiap muslim, baik ia orang yang baik maupun orang yang fajir, meskipun ia melakukan dosa-dosa besar. Dan shalat itu wajib atas setiap muslim, baik ia orang yang baik maupun orang yang fajir, meskipun ia melakukan dosa-dosa besar.”
(HR. Abu Daud)