Za’im Bagi Orang Yang Berjihad


عَنْ عَمْرِو بْنِ مَالِكٍ الْجَنْبِيِّ، أَنَّهُ سَمِعَ فَضَالَةَ بْنَ عُبَيْدٍ، يَقُولُ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «أَنَا زَعِيمٌ، وَالزَّعِيمُ الْحَمِيلُ لِمَنْ آمَنَ بِي، وَأَسْلَمَ وَهَاجَرَ بِبَيْتٍ فِي رَبَضِ الْجَنَّةِ، وَبِبَيْتٍ فِي وَسَطِ الْجَنَّةِ، وَأَنَا زَعِيمٌ لِمَنْ آمَنَ بِي، وَأَسْلَمَ، وَجَاهَدَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، بِبَيْتٍ فِي رَبَضِ الْجَنَّةِ، وَبِبَيْتٍ فِي وَسَطِ الْجَنَّةِ، وَبِبَيْتٍ فِي أَعْلَى غُرَفِ الْجَنَّةِ، مَنْ فَعَلَ ذَلِكَ فَلَمْ يَدَعْ لِلْخَيْرِ مَطْلَبًا، وَلَا مِنَ الشَّرِّ مَهْرَبًا، يَمُوتُ حَيْثُ شَاءَ أَنْ يَمُوتَ»

Hadis dari Amr bin Malik al-Janbi, bahwa ia mendengar Fadhalah bin Ubaid berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Aku adalah za’im (penjamin), dan za’im adalah yang menanggung (jaminan) bagi siapa saja yang beriman kepadaku, masuk Islam, dan berhijrah, dengan sebuah rumah di pinggiran surga, dan sebuah rumah di tengah surga. Dan aku adalah za’im bagi siapa saja yang beriman kepadaku, masuk Islam, dan berjihad di jalan Allah, dengan sebuah rumah di pinggiran surga, dan sebuah rumah di tengah surga, dan sebuah rumah di kamar-kamar surga yang paling tinggi. Barang siapa melakukan hal itu, maka ia tidak meninggalkan satu pun tuntutan kebaikan, dan tidak pula tempat lari dari keburukan. Ia akan mati di mana saja ia ingin mati.”

(HR. Nasa’i)