Hadis 34


عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ أَخْبَرَهأَنَّهُ بَاتَ لَيْلَةً عِنْدَ مَيْمُونَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ ﷺ وَهِيَ خَالَتُهُ، فَاضْطَجَعْتُ فِي عَرْضِ الْوِسَادَةِ، وَاضْطَجَعَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ وَأَهْلُهُ فِي طُولِهَا، فَنَامَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ حَتَّى إِذَا انْتَصَفَ اللَّيْلُ، أَوْ قَبْلَهُ بِقَلِيلٍ، أَوْ بَعْدَهُ بِقَلِيلٍ، اسْتَيْقَظَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ، فَجَلَسَ يَمْسَحُ النَّوْمَ عَنْ وَجْهِهِ بِيَدِهِ، ثُمَّ قَرَأَ الْعَشْرَ الْخَوَاتِمَ مِنْ سُورَةِ آلِ عِمْرَانَ، ثُمَّ قَامَ إِلَى شَنٍّ مُعَلَّقَةٍ، فَتَوَضَّأَ مِنْهَا، فَأَحْسَنَ وُضُوءَهُ، ثُمَّ قَامَ يُصَلِّيُ قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ: فَقُمْتُ، فَصَنَعْتُ مِثْلَ مَا صَنَعَ، ثُمَّ ذَهَبْتُ إِلَيْهِ، فَقُمْتُ إِلَى جَنْبِهِ، فَوَضَعَ يَدَهُ الْيُمْنَى عَلَى رَأْسِي، وَأَخَذَ بِأُذُنِي  يَعْنِي يَفْتِلُهَا  وَكَانَ يَفْعَلُ ذَلِكَ تَأْدِيبًا وَلُطْفًا. (رواه البخاري:  ١٨٣)

Terjemahan Hadis :

Hadis dari  ‘Abdullah bin ‘Abbas RA mengabarkan kepadanya, bahwa Ia pada suatu malam pernah bermalam di rumah Maimunah, isteri Nabi SAW, dan bibinya dari pihak ibu. Katanya Aku berbaring di sisi bantal sementara Nabi SAW dan isterinya berbaring pada bagian panjang (tengahnya). Rasulullah SAW lalu tidur hingga pada tengah malam, atau kurang sedikit, atau lewat sedikit, beliau bangun dan duduk sambil mengusap sisa-sisa kantuk yang ada di wajahnya dengan tangan. Beliau kemudian membaca sepuluh ayat terakhir dari Surah Ali ‘Imran. Kemudian berdiri menuju tempat wudlu, beliau lalu berwudlu dengan memperbagus wudlunya, lalu shalat. Ibnu ‘Abbas berkata: “Maka akupun ikut dan melakukan sebagaimana yang beliau lakukan, lalu aku berdiri di sampingnya Beliau kemudian meletakkan tangan kanannya di kepalaku seraya memegang telingaku hingga menggeserku ke sebelah kanannya. Kemudian beliau shalat dua rakaat, kemudian dua rakaat, kemudian dua rakaat, kemudian dua rakaat, kemudian witir. Setelah itu beliau tidur berbaring hingga tukang adzan mendatanginya, lalu beliau berdiri dan shalat dua rakaat ringan, kemudian keluar untuk menunaikan shalat Subuh. ( HR. al-Bukhari:183)

 

 

Penjelasan Hadis :

Hadis ini menggambarkan kebiasaan Rasulullah SAW ketika bangun di malam hari untuk salat malam. Abdullah bin ‘Abbas RA yang menginap di rumah bibinya, Maimunah istri Nabi dan bibinya sendirimenceritakan bahwa Nabi tidur terlebih dahulu hingga pertengahan malam, lalu bangun dengan mengusap wajahnya, membaca sepuluh ayat terakhir dari Surah Ali Imran, kemudian berwudhu dengan sempurna, lalu melaksanakan salat malam. Ibnu ‘Abbas kemudian meniru apa yang dilakukan Nabi dan berdiri di samping beliau. Nabi SAW meletakkan tangan kanannya di atas kepala Ibnu ‘Abbas dan memegang telinganya dengan penuh kelembutan, yang menunjukkan kasih sayang dan pendidikan Nabi kepada para pemuda. Hadis ini menunjukkan sunnah-sunnah Nabi saat bangun malam, seperti membaca Al-Qur’an, berwudhu, dan salat malam, serta mencontohkan adab mendidik anak muda dengan kasih sayang. Hadis ini juga menunjukkan bahwa pengawasan langsung dan teladan dari orang tua atau guru adalah metode efektif dalam pendidikan karakter dan ibadah.