Hadis 26


  عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِىَّ صلى الله عليه وسلم كَانَ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَأْكُلَ أَوْ يَنَامَ تَوَضَّأَ. تَعْنِى وَهُوَ جُنُبٌ ( رواه أبى داود: ٢٢٤)

Terjemahan Hadis:

Hadis dari Aisyah RA bahwasanya Nabi SAW apabila hendak makan atau tidur, maka beliau berwudlu terlebih dahulu, yakni ketika beliau sedang dalam keadaan junub. (HR abu Dawud: 224)

 

Penjelasan Hadis :

Hadis ini menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW, ketika berada dalam keadaan junub dan hendak makan atau tidur beliau terlebih dahulu berwudu. Ini menunjukkan pentingnya menjaga kesucian lahir meskipun belum mandi besar. Perbuatan Nabi ini bukan an bahwa dalam Islam, adab terhadap tubuh dan aktivitas sehari-hari sangat dijaga bahkan dalam keadaan tidak suci penuh. berarti menggantikan mandi junub, tetapi sebagai bentuk kesopanan dan penghormatan terhadap aktivitas seperti makan dan tidur. Hadis ini juga mengajarkan umat Islam untuk selalu menjaga kebersihan dan kesucian, serta menunjukk