Hadis 24


أَبِى الأَزْهَرِ الأَنْمَارِىِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم كَانَ إِذَا أَخَذَ مَضْجَعَهُ مِنَ اللَّيْلِ قَالَ « بِسْمِ اللَّهِ وَضَعْتُ جَنْبِى اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى ذَنْبِى وَأَخْسِئْ شَيْطَانِى وَفُكَّ رِهَانِى وَاجْعَلْنِى فِى النَّدِىِّ الأَعْلَى ( رواه أبى داود: ٥٠٥٦)

. قَالَ أَبُو دَاوُدَ رَوَاهُ أَبُو هَمَّامٍ الأَهْوَازِىُّ عَنْ ثَوْرٍ قَالَ أَبُو زُهَيْرٍ الأَنْمَارِىُّ.

 

Terjemahan Hadis: 

Hadis dari Abul Azhar Al Anmari berkata Jika Rasulullah SAW ingin tidur di waktu malam beliau membaca”bismillahi wadla’tu janbii allahummaghfirli dzanbii wa akhsi` syaithaanii wa fukka rihaanii waj’alnii finnadiyyil a’la (dengan nama Allah aku meletakkan ragaku. Ya Allah ya Tuhanku, ampunilah dosaku, usirlah setanku, lepaskan belengguku dan kumpulkanlah aku bersama para malaikat yang mulia. ( H.R abu Dawud: 5056)

 

Penjelasan Hadis :

Hadis ini menunjukkan salah satu sunah Nabi Muhammad SAW sebelum tidur, yaitu membaca doa yang berisi permohonan ampunan, penjagaan dari godaan setan, pembebasan dari beban dosa, dan harapan untuk tergolong dalam golongan yang tinggi di sisi Allah. Doa ini mencerminkan kerendahan hati, kesadaran akan kelemahan diri, dan ketergantungan sepenuhnya kepada Allah dalam segala keadaan, bahkan saat akan tidur. Hal ini mengajarkan kepada umat Islam pentingnya memulai tidur dengan niat yang baik dan penuh keimanan, serta menjadikan waktu tidur sebagai momen mendekatkan diri kepada Allah, bukan sekadar istirahat fisik semata. Abu Dawud berkata Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Hammam Al Ahwazi dari Tsaur, demikian menurut Abu Zuhair Al Anmari