عَنْ جَابِرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:”إِذَا اسْتَنْجَحَ اللَّيْلُ، أَوْ كَانَ جُنْحُ اللَّيْلِ، فَكُفُّوا صِبْيَانَكُمْ، فَإِنَّ الشَّيَاطِينَ تَنْتَشِرُ حِينَئِذٍ، فَإِذَا ذَهَبَتْ سَاعَةٌ مِنَ اللَّيْلِ، فَخَلُّوهُمْ، وَأَغْلِقْ بَابَكَ، وَاذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ، وَأَطْفِئْ مِصْبَاحَكَ، وَاذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ، وَأَوْكِ سِقَاءَكَ، وَاذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ، وَخَمِّرْ إِنَاءَكَ، وَاذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ، وَلَوْ تَعْرُضُ عَلَيْهِ شَيْئًا.
Terjemahan Hadis:
Dari Jabir ra., dari Nabi SAW, beliau bersabda: Apabila malam telah datang atau telah masuk awal malam, maka tahanlah anak-anak kalian (jangan biarkan mereka keluar), karena saat itu setan-setan sedang bertebaran. Maka apabila telah berlalu satu waktu dari malam, maka biarkan mereka (keluar). Tutuplah pintumu dan sebutlah nama Allah, padamkan lampumu dan sebutlah nama Allah, ikatlah kantong airmu dan sebutlah nama Allah, tutuplah wadah makananmu dan sebutlah nama Allah, sekalipun hanya dengan meletakkan sesuatu di atasnya. (HR. al-Bukhari: 3106)
Penjelasan Hadis:
Hadis ini merupakan nasihat Nabi Muhammad SAWyang berisi arahan praktis dalam menjaga keselamatan diri dan keluarga di waktu malam. Rasulullah SAW memerintahkan agar anak-anak ditahan di dalam rumah ketika malam mulai tiba, terutama saat awal malam, karena saat itu setan-setan sedang bertebaran di muka bumi dan berpotensi mengganggu manusia, terutama anak-anak yang lebih rentan. Setelah lewat beberapa waktu dari malam (umumnya setelah waktu Isya), barulah kondisi mulai aman, sehingga anak-anak boleh keluar kembali.
Selain itu, Nabi SAW juga menganjurkan agar umat Islam menutup pintu rumah sambil menyebut nama Allah, memadamkan lampu atau sumber api, mengikat wadah air, serta menutup wadah makanan sambil menyebut nama Allah. Bahkan, jika tidak ada penutup, cukup meletakkan sesuatu di atasnya sebagai bentuk usaha dan doa. Penyebutan nama Allah di sini merupakan bentuk perlindungan spiritual dari gangguan makhluk halus atau setan. Hadis ini menunjukkan betapa Islam sangat memperhatikan aspek perlindungan fisik dan spiritual dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam rutinitas malam hari. Ia juga menanamkan nilai kehati-hatian dan kesadaran terhadap lingkungan sekitar, baik dalam hal keselamatan keluarga maupun dalam menjaga makanan dan minuman agar tetap bersih dan terhindar dari hal-hal yang membahayakan.