Hadis 19


عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَامَ مِنَ اللَّيْلِ يَشُوصُ فَاهُ بِالسِّوَاكِ. (رواه البخاري:  ٢٤٢)

Terjemahan Hadis:

Hadis dari Hudzaifah berkata Jika Nabi SAW bangun di malam hari, beliau membersihkan mulutnya dengan siwak. (HR. al-Bukhari:  242)

 

Penjelasan Hadis:

Hadis ini menunjukkan kebiasaan Nabi Muhammad SAW dalam menjaga kebersihan mulut, terutama ketika bangun di malam hari. Siwak, yaitu kayu pembersih gigi, digunakan oleh Nabi SAW untuk membersihkan mulut sebelum melaksanakan ibadah malam seperti qiyām al-lail atau tahajjud. Kata “yashūṣu fāhu” berarti menggosok mulutnya dengan kuat dan bersungguh-sungguh, menunjukkan perhatian beliau terhadap kebersihan dan kesegaran mulut sebelum bermunajat kepada Allah. Hadis ini juga mencerminkan keutamaan menjaga kebersihan diri dalam beribadah, bahkan pada waktu yang sunyi seperti malam hari. Selain itu, penggunaan siwak secara umum memiliki banyak manfaat kesehatan gigi dan mulut, dan dianjurkan dalam berbagai kondisi menurut sunnah Nabi SAW. Dengan demikian, hadis ini mengajarkan umat Islam untuk menjaga adab dan kebersihan dalam beribadah, serta meneladani akhlak Nabi SAW yang sangat memperhatikan aspek fisik dan spiritual sekaligus