عَنْ جَابِرٍ أَنَّ النَّبِىَّ صلى الله عليه وسلم كَانَ لاَ يَنَامُ حَتَّى يَقْرَأَ (الم تَنْزِيلُ) وَ (تَبَارَكَ الَّذِى بِيَدِهِ الْمُلْكُ ). (رواه الترمذى: ٣١٣٥)
قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ رَوَاهُ غَيْرُ وَاحِدٍ عَنْ لَيْثِ بْنِ أَبِى سُلَيْمٍ مِثْلَ هَذَا. وَرَوَاهُ مُغِيرَةُ بْنُ مُسْلِمٍ عَنْ أَبِى الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ عَنِ النَّبِىِّ صلى الله عليه وسلم نَحْوَ هَذَا. وَرَوَى زُهَيْرٌ قَالَ قُلْتُ لأَبِى الزُّبَيْرِ سَمِعْتَ مِنْ جَابِرٍ فَذَكَرَ هَذَا الْحَدِيثَ. فَقَالَ أَبُو الزُّبَيْرِ إِنَّمَا أَخْبَرَنِيهِ صَفْوَانُ أَوِ ابْنُ صَفْوَانَ وَكَأَنَّ زُهَيْرًا أَنْكَرَ أَنْ يَكُونَ هَذَا الْحَدِيثُ عَنْ أَبِى الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ
Terjemahan Hadis :
Hadis dari Abu Az Zubair dari Jabir bahwa Tidaklah Nabi SAW tidur hingga beliau membaca Alif Laam Miim Tanzil dan tabaarakalladzi biyadilil mulk. (HR.Tirmidzi: 5059)
Abu Isa berkata Hadits ini diriwayatkan oleh beberapa perawi dari Laits bin Abu Sulaim seperti ini, dan diriwayatkan pula oleh Mughirah bin Muslim dari Abu Az Zubair dari Jabir dari Nabi SAW seperti ini. Zuhair meriwayatkan, katanya Aku bertanya kepada Abu Zubair Apakah kamu mendengar dari Jabir Ia pun menyebut hadits ini. Abu Az Zubair mengatakan: Hanya Shafwan atau Ibnu Shafwan yang mengabarkannya kepadaku. Sepertinya Zuhair mengingkari hadits ini dari Abu Az Zubair dari Jabir. Telah menceritakan kepada kami Hannad telah menceritakan kepada kami Abu Al Ahwash dari Laits dari Abu Az Zubair dari Jabir dari Nabi SAW seperti hadits di atas. Perawi berkata telah menceritakan kepada kami Huraim bin Mis’ar telah menceritakan kepada kami Fudlail dari Laits dari Thawus ia berkata Keduanya melebihi setiap surat dalam al-Qur`an dengan tujuhpuluh kebaikan.
Penjelasan Hadis :
Hadis dari Jabir RA menyebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW tidak tidur pada malam hari sebelum membaca dua surat, yaitu Surat as-Sajdah dan Surat al-Mulk, Kedua surat ini mengandung tema besar tentang keagungan Allah, penciptaan alam semesta, kebangkitan setelah mati, serta peringatan akan hari kiamat. Rasulullah SAW membiasakan membaca kedua surat ini sebagai bagian dari persiapan ruhani sebelum tidur, untuk menanamkan keyakinan terhadap kekuasaan Allah dan kehidupan akhirat dalam hati. Surat as-Sajdah secara khusus menekankan tentang sujud, penciptaan manusia, dan tanggung jawab manusia di hadapan Allah. Sementara Surat al-Mulk dikenal memiliki keutamaan dalam melindungi pembacanya dari azab kubur, sebagaimana disebutkan dalam beberapa riwayat lainnya. Kebiasaan Nabi SAW ini menjadi teladan bagi umat Islam untuk tidak melewatkan malam tanpa memperkuat hubungannya dengan Al-Qur’an, khususnya dengan surat-surat yang mengandung peringatan dan penguatan iman seperti kedua surat tersebut.