Hadis 4


عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى ٱللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِذَا أَوَى أَحَدُكُمْ إِلَىٰ فِرَاشِهِ فَلْيَنْفُضْ فِرَاشَهُ بِدَاخِلَةِ إِزَارِهِ، فَإِنَّهُ لَا يَدْرِي مَا خَلَفَهُ عَلَيْهِ، ثُمَّ يَقُولُ: بِاسْمِكَ رَبِّ وَضَعْتُ جَنْبِي، وَبِكَ أَرْفَعُهُ، إِنْ أَمْسَكْتَ نَفْسِي فَارْحَمْهَا، وَإِنْ أَرْسَلْتَهَا فَاحْفَظْهَا بِمَا تَحْفَظُ بِهِ عِبَادَكَ ٱلصَّالِحِينَ تَابَعَهُ أَبُو ضَمْرَةَ وَإِسْمَاعِيلُ بْنُ زَكَرِيَّاءَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ وَقَالَ يَحْيَى وَبِشْرٌ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى ٱللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. (رواه البخاري: ٥٩٦١)

penjelasan Hadis:

Hadis dari Abu Hurairah RA dia berkata Nabi SAW bersabda Apabila seseorang dari kalian hendak tidur, maka hendaklah ia mengibaskan di atas tempat tidurnya dengan kain sarungnya, karena ia tidak tahu apa yang terdapat di atas kasurnya. Lalu mengucapkan doa: bismika rabbii wadha’tu janbii wabika arfa’uhu, in amsakta nafsii farhamhaa, wain arsaltahaa fahfahzh-haa bimaa tahfazhu bihi ‘ibaadakashshaalihiin (Dengan nama-Mu Wahai Tuhanku, aku baringkan punggungku dan atas nama-Mu aku mengangkatnya, dan jika Engkau menahan diriku, maka rahmatilah daku, dan jika Engkau melepaskannya, maka jagalah sebagaimana Engkau menjaga hamba-Mu yang shalih) Dan hadits ini juga diperkuat oleh Abu Dlamrah dan Isma’il bin Zakariya dari ‘Ubaidullah. Yahya dan Bisyr mengatakan: dari ‘Ubaidullah dari Sa’id dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan diriwayatkan pula oleh Malik dan Ibnu ‘Ajlan dari Sa’id dari Abu Hurairah RA dari Nabi SAW. (HR. al-Bukhari:  5961)

Penjelasan Hadis:

Hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA ini mengajarkan adab dan sunah Nabi Muhammad SAW sebelum tidur, yang mencakup aspek fisik dan spiritual. Dalam hadis tersebut, Rasulullah SAW menganjurkan agar seseorang membersihkan tempat tidurnya dengan ujung kain atau pakaian bagian dalam sebelum berbaring. Tindakan ini menunjukkan perhatian Islam terhadap kebersihan dan keselamatan, karena seseorang tidak tahu apa yang mungkin berada di tempat tidurnya, seperti serangga atau benda berbahaya. Selain itu, Nabi SAW juga mengajarkan doa yang dibaca sebelum tidur, yang berisi penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah SWT. Dalam doa tersebut, seseorang mengakui bahwa hidup dan mati berada dalam kekuasaan Allah, serta memohon rahmat dan perlindungan-Nya. Hal ini mencerminkan nilai-nilai tauhid dan tawakal yang kuat dalam ajaran Islam. Hadis ini juga diriwayatkan oleh beberapa perawi terpercaya melalui jalur yang berbeda, yang menguatkan keabsahan dan kesahihannya. Dengan demikian, hadis ini mengandung pelajaran penting tentang bagaimana seorang Muslim menjaga dirinya secara lahir dan batin sebelum tidur, sebagai wujud ketaatan dan keteladanan terhadap sunah Nabi SAW.