عَنْ عَمَّارِ بْنِ يَاسِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا انْتَصَفَ شَعْبَانُ فَلَا تَصُومُوا(رواه أبي داود :٢٣٣٧)
Artinya: hadis dari ‘Ammar bin Yasir, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda :”Jika bulan Sya’ban telah sampai pertengahannya, maka janganlah kalian berpuasa. (HR Abu Dawud: 2337)
Hadis ini mengandung larangan untuk berpuasa sunnah setelah pertengahan bulan Syaban. Rasulullah SAW melarang umat Islam untuk berpuasa sunnah setelah memasuki pertengahan bulan Syaban, dengan tujuan agar umat Islam tidak mendahului puasa Ramadan dengan berpuasa terlalu banyak pada bulan Syaban. Hal ini membantu memastikan kesiapan umat Islam dalam menyambut bulan suci Ramadan. Larangan ini tidak berlaku untuk puasa wajib, seperti qadha puasa atau puasa nadzar yang harus dilaksanakan meskipun sudah memasuki pertengahan bulan Syaban.