Hadis 5


قَالَ الإِمَامُ مُسْلِمٌ رَحِمَهُ اللهُ:

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، قَالَ: قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ، عَنْ نَافِعٍ، عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:

إِذَا دُعِيَ أَحَدُكُمْ إِلَى الْوَلِيمَةِ فَلْيَأْتِهَا.

Imam Muslim rahimahullah berkata:

Telah menceritakan kepada kami Yahya ibn Yahya, dia berkata: Saya membaca hadis di hadapan Malik, dari Nafi’, dari Ibn Umar, dia berkata: Rasulullah saw bersabda:

Jika salah seorang dari kalian diundang ke pesta perkawinan, maka hendaknya ia mendatanginya.

Pesan-pesan hadis:

  1. Prosesi pernikahan merupakan peristiwa penting dalam Islam.
  2. Karena itu ummatnya untuk memenuhi undangan walimah, jika tidak ada uzur.
  3. Hikmah di balik itu agar tidak terjadi fitnah ketika suami istri baru ini jalan atau tinggal bersama.

Sahih Muslim, hadis no. 2574.
Selain oleh Muslim, hadis ini juga diriwayatkan oleh: Al-Bukhari, hadis no. 4775 dan 4781; al-Tirmizi, hadis no. 1017; Abu Daud, hadis no. 3247, 3248 dan 3250; Ibn Majah, hadis no. 1904; Ahmad, hadis no. 4482, 4500, 4711, 5012, 5445, 5506, 5832 dan 6053; Malik, hadis no. 1001; dan al-Darimi, hadis no. 1992 dan 2108.