Hadis 35


قَالَ الإِمَامُ مُسْلِمٌ رَحِمَهُ اللهُ:
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، قَالَ: قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ، عَنْ نَافِعٍ، عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا، أَنَّ حَفْصَةَ أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ أَخْبَرَتْهُ:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا سَكَتَ الْمُؤَذِّنُ مِنْ الْأَذَانِ لِصَلَاةِ الصُّبْحِ، وَبَدَا الصُّبْحُ، رَكَعَ رَكْعَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ تُقَامَ الصَّلَاةُ.

Imam Muslim rahimahullah berkata:

Telah menceritakan kepada kami Yahya ibn Yahya, dia berkata: Saya membaca hadis di hadapan Malik, dari Nafi’, dari Ibn Umar, bahwa Hafsah Umul Mukminin mengabarinya :

Bahwa jika mu’adzin diam dari adzan shalat subuh, dan subuh pun telah nampak, maka Rasulullah saw melakukan shalat dua rakaat ringan sebelum shalat (subuh) ditunaikan.

Pesan-pesan hadis:

  1. Rasulullah saw melaksanakan shalat qobliyah subuh.
  2. Waktu shalat qobliyah adalah setelah adzan selesai dan iqomah belum dikumandangkan.
  3. Shalat qobliyah subuh Rasulullah saw tidak lama.

Sahih Muslim, hadis no. 1184.
Selain oleh Muslim, hadis ini juga diriwayatkan oleh: Al-Bukhari, hadis no. 583 dan 1109; al-Nasa’i, hadis no. 579, 1739, 1740 dan 1744 – 1758; Ibn Majah, hadis no. 1135; Ahmad, hadis no. 25219, 25224 dan 25233; al-Darimi, hadis no. 1407 dan 1408.