قَالَ الإِمَامُ مُسْلِمٌ رَحِمَهُ اللهُ:
وَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، قَالَ: قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ، عَنْ نَافِعٍ، عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:
الَّذِي تَفُوتُهُ صَلَاةُ الْعَصْرِ، كَأَنَّمَا وُتِرَ أَهْلَهُ وَمَالَهُ.
Imam Muslim rahimahullah berkata:
Dan Telah menceritakan kepada kami Yahya ibn Yahya, dia berkata: Saya membaca hadis di hadapan Malik, dari Nafi’, dari Ibn Umar bahwa Rasulullah saw bersabda:
Barangsiapa kehilangan shalat ashar, seolah-olah ia kehilangan keluarga dan hartanya.
Pesan-pesan hadis:
- Karena sangat pentingnya shalat ashar, orang yang meninggalkan shalat ashar diumpamakan seperti orang meninggalkan keluarga dan hartanya.
- Keluarga dan harta merupakan sesuatu yang sangat berharga buat setiap individu, karena itu shalat ashar juga merupakan sesuatu yang sangat berharga buat semua orang.
- Ketika semua orang takut kehilangan keluarga dan hartanya, maka sepatutnya semua orang juga takut meninggalkan shalat asharnya.