{"id":15,"date":"2018-07-24T04:35:20","date_gmt":"2018-07-24T04:35:20","guid":{"rendered":"http:\/\/labs.pusatkajianhadis.com\/tematik\/40-arbain-mudah-dihafal-bukhari\/seputar-hadis-arbain\/"},"modified":"2018-07-24T04:35:20","modified_gmt":"2018-07-24T04:35:20","slug":"seputar-hadis-arbain","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cmspkh.com\/40hadisbukharimudahdihafal\/seputar-hadis-arbain\/","title":{"rendered":"Seputar Hadis Arba\u2019in"},"content":{"rendered":"<p>Pengumpulan dan penulis 40 Hadis sudah dilakukan ulama sejak abad ke 3 Hijriyah, ratusan bahkan mungkin hampir seribu ulama sejak dahulu sampai sekarang sudah melakukannya. Karena begitu banyaknya, maka tidak dapat dipastikan siapakah yang pertama-tama melakukan hal ini, namun jika dianggap benar, maka beberapa nama di bawah ini merupakan orang-orang yang pertama-tama mengumpulkan hadis dengan metode ini. Mereka itu sebagaimana disebutkan oleh al-Nawawi dalam muqaddimah nya ialah:<br \/>\n1. Abdullah ibn Mubarak (w. 180)<br \/>\n2. Ibn Aslam al-Tsausi<br \/>\n3. Hasan ibn Sufyan al-Nasawi (w. 303 H)<br \/>\n4. Abu Bakar Muhammad ibn Husayn al-Ajiri (w. 360 H)<br \/>\n5. Abu Bakar Muhammad ibn Ibrahim al-Asfahani<br \/>\n6. Al-Daraqutni (w. 363 H)<br \/>\nSetelah beliau-beliau, langkah mereka diikuti oleh ratusan ulama dengan menuliskan Arbain-arbain lainnya, sesuai nawaitu, harapan dan keinginan.<br \/>\nSelain ulama-ulama dari negara-negara Arab, ulama Indonesia pun menulis kitab al-Arba\u2019in, mereka antara lain:<br \/>\n1. Syeikh Nawawi Banten<br \/>\n2. Syeikh Mahfus Termas<br \/>\n3. Syeikh Yasin Padang<br \/>\n4. Syeikh Hasyim Asy\u2019ari.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengumpulan dan penulis 40 Hadis sudah dilakukan ulama sejak abad ke 3 Hijriyah, ratusan bahkan mungkin hampir seribu ulama sejak dahulu sampai sekarang sudah melakukannya. Karena begitu banyaknya, maka tidak dapat dipastikan siapakah yang pertama-tama melakukan hal ini, namun jika dianggap benar, maka beberapa nama di bawah ini merupakan orang-orang yang pertama-tama mengumpulkan hadis dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":355,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-15","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-seputar-hadis-arbain"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/40hadisbukharimudahdihafal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/40hadisbukharimudahdihafal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/40hadisbukharimudahdihafal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/40hadisbukharimudahdihafal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/355"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/40hadisbukharimudahdihafal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/40hadisbukharimudahdihafal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cmspkh.com\/40hadisbukharimudahdihafal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/40hadisbukharimudahdihafal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cmspkh.com\/40hadisbukharimudahdihafal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}