Adab berdoa


سنن الترمذى – (12 / 444)
3816 – حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُعَاوِيَةَ الْجُمَحِىُّ – وَهُوَ رَجُلٌ صَالِحٌ حَدَّثَنَا صَالِحٌ الْمُرِّىُّ عَنْ هِشَامِ بْنِ حَسَّانَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « ادْعُوا اللَّهَ وَأَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِالإِجَابَةِ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ لاَ يَسْتَجِيبُ دُعَاءً مِنْ قَلْبٍ غَافِلٍ لاَهٍ ».

Sunan Tirmidzi – (12/444) 3816 – Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Mu’awiyah Al-Jumahi – dan dia adalah seorang laki-laki yang saleh – telah menceritakan kepada kami Shalih Al-Murri dari Hisyam bin Hassan, dari Muhammad bin Sirin, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda:

Berdoalah kepada Allah dalam keadaan kalian yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai dan lengah.