Larangan memutus tali silaturrahmi


صحيح البخارى – (20 / 76)
5984 – حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ عُقَيْلٍ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ أَنَّ مُحَمَّدَ بْنَ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ قَالَ إِنَّ جُبَيْرَ بْنَ مُطْعِمٍ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – يَقُولُ « لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَاطِعٌ » .

Sahih Bukhari – (20/76) 5984 – Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Bukair, telah menceritakan kepada kami Al-Laits, dari ‘Uqail, dari Ibnu Syihab, bahwa Muhammad bin Jubair bin Mut’im berkata, sesungguhnya Jubair bin Mut’im mengabarkan kepadanya bahwa ia mendengar Nabi ﷺ bersabda:

Tidak akan masuk surga orang yang memutus (tali silaturahmi).