Pahala bagi yang Menjaga Agama di Zaman yang Sulit


عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: “يَأْتِي عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ الصَّابِرُ فِيهِمْ عَلَى دِينِهِ كَالْقَابِضِ عَلَى الْجَمْ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ. وَعُمَرُ بْنُ شَاكِرٍ شَيْخٌ بَصْرِىٌّ قَدْ رَوَى عَنْهُ غَيْرُ وَاحِدٍ مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ. (رواه الترمذي  :٢٤٢٨)

Artinya: Hadis dari Anas bin Malik RA, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Akan datang suatu zaman di mana orang yang bersabar di antara kalian atas agamanya seperti orang yang menggenggam bara api.” (HR. Tirmidzi, No. 2428)

Hadis ini menjelaskan bahwa akan ada masa sulit bagi umat Islam untuk mempertahankan agama mereka. Orang yang tetap teguh dalam menjalankan ajaran Islam dan menjauhi dosa pada masa itu akan mendapatkan pahala yang besar karena kesabarannya. Ini juga mengisyaratkan pentingnya kesungguhan dalam bertaubat dan istiqamah dalam kebaikan meskipun banyak godaan.